ORINEWS.id — Paris Saint-Germain (PSG) berupaya memperbaiki lini pertahanan jelang leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich. Meski unggul agregat setelah menang 5-4 pada pertemuan pertama, tim asal Prancis itu menyadari masih rentan terhadap serangan lawan.
Pada leg pertama di Parc des Princes pekan lalu, PSG berhasil mengamankan kemenangan lewat kontribusi Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele yang masing-masing mencetak dua gol, serta satu gol tambahan dari Joao Neves. Namun, Bayern mampu memberikan perlawanan sengit dengan empat gol balasan.
Gol Bayern dicetak Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz. Produktivitas tersebut menjadi perhatian PSG, mengingat kualitas lini serang Bayern dinilai mampu kembali menghadirkan ancaman serius di leg kedua.
Gelandang muda PSG, Warren Zaire-Emery, menyebut timnya telah melakukan evaluasi terhadap kelemahan di laga sebelumnya, terutama dalam aspek pertahanan.
“Menurut saya, kita harus melakukan hal yang sama seperti di leg pertama. Kita bertahan dengan baik, tetapi tetap kebobolan empat gol. Kita perlu bertahan lebih tinggi di area permainan mereka. Kita harus melakukan penjagaan ganda atau bahkan tiga orang terhadap mereka, dan setiap pemain perlu bekerja keras bersama-sama,” kata Zaire-Emery seperti dikutip dari situs resmi klub.
Ia menambahkan, PSG akan tetap mengandalkan pendekatan permainan menyerang sambil meningkatkan intensitas tekanan terhadap lawan.
“Kami akan mencoba menerapkan rencana permainan kami, menekan seperti yang kami lakukan di setiap pertandingan, dan merebut bola sebanyak mungkin. Tim ini dibangun untuk menyerang, dan itulah yang akan kami coba lakukan,” ujarnya.
Pertandingan leg kedua akan digelar di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Bayern Munich membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke final. []













































































