TERBARU

InternasionalNews

Mojtaba Khamenei Ancam AS di Teluk Persia: “Akan Berakhir di Dasar Laut”

ORINEWS.id — Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat (AS) terkait meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia. Ia menegaskan bahwa pihak mana pun yang mencoba ikut campur di wilayah tersebut akan “berakhir di dasar laut”.

Pernyataan itu disampaikan di tengah memanasnya situasi militer antara Iran dan Amerika Serikat serta sekutunya. Mojtaba menuding Washington telah mengalami kekalahan dalam konflik yang sedang berlangsung dan membantah klaim Presiden AS Donald Trump mengenai kemampuan Amerika dalam memblokade Iran melalui jalur laut.

“Hari ini, 2 bulan setelah agresi terbesar oleh para pembuat onar dunia di kawasan ini, serta kekalahan memalukan Amerika Serikat dalam rencananya, babak baru sedang berlangsung untuk Teluk Persia dan Selat Hormuz,” ujar Mojtaba dalam pernyataannya, Sabtu (2/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa Iran memiliki kendali penuh atas jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz. Menurutnya, setiap kekuatan asing yang mencoba mengganggu stabilitas kawasan tidak akan bertahan lama.

Pernyataan keras tersebut muncul setelah laporan mengenai kebijakan AS yang disebut memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sejak 13 April. Langkah itu disebut semakin memperburuk hubungan kedua negara dan membuat Teheran menjauh dari opsi perundingan damai.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat dilaporkan tengah berupaya membentuk koalisi internasional bersama sejumlah sekutu dan perusahaan pelayaran untuk mengamankan jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Mojtaba Khamenei sendiri disebut belum pernah tampil di hadapan publik sejak serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu yang menewaskan ayahnya. Ia dilaporkan mengalami luka serius dan masih menjalani pemulihan, namun tetap ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan posisi ayahnya. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.