ORINEWS.id — PT Hutama Karya mencatat peningkatan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang akhir pekan Hari Buruh, Kamis, 30 April 2026. Kenaikan terjadi di sejumlah ruas utama, terutama pada jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 115.480 kendaraan. Angka ini meningkat 26,70 persen dibandingkan trafik normal.
Perusahaan menyatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna selama periode libur panjang.
Pada rincian per ruas, peningkatan trafik tercatat bervariasi. Ruas Terbanggi Besar–Kayu Agung dilalui 14.540 kendaraan atau naik 8,63 persen. Sementara itu, ruas Palembang–Indralaya–Prabumulih mencatat 17.342 kendaraan atau meningkat 34,78 persen.
Kenaikan juga terjadi di ruas Betung–Tempino–Jambi sebanyak 8.341 kendaraan atau naik 7,86 persen, serta Bengkulu–Taba Penanjung dengan 1.573 kendaraan atau meningkat 11,96 persen.
Di wilayah Riau, ruas Pekanbaru–Dumai dilalui 16.975 kendaraan atau naik 19,71 persen. Adapun ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat kenaikan signifikan sebesar 35,40 persen dengan total 6.330 kendaraan.
Sementara itu, ruas Indrapura–Kisaran mencatat 9.795 kendaraan atau meningkat 18,50 persen. Ruas Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan) dilalui 10.385 kendaraan atau naik 30,46 persen.
Kenaikan tertinggi tercatat di ruas Sigli–Banda Aceh dengan 7.691 kendaraan atau melonjak hingga 156,11 persen dibandingkan trafik normal. Selain itu, ruas Padang–Sicincin mencatat 2.823 kendaraan atau naik 32,04 persen.
Untuk ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1–4 yang dikelola PT Hutama Marga Waskita, trafik mencapai 19.685 kendaraan atau meningkat 26,71 persen.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik selama periode libur panjang. Pengguna diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
Pengguna juga diingatkan untuk beristirahat di rest area apabila merasa lelah atau mengantuk guna menjaga keselamatan selama perjalanan.
Perusahaan menegaskan komitmennya menjaga kelancaran dan keselamatan trafik di JTTS melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. []
















































































