TERBARU

InternasionalNews

AS Serang Pulau Kharg, Trump kembali Ancam Iran dengan Pengeboman Besar

ORINEWS.id – Amerika Serikat (AS) menyerang sejumlah target militer di seluruh Pulau Kharg, Iran, saat Presiden Donald Trump kembali mengancam akan melancarkan operasi pengeboman besar-besaran baru jika Teheran tidak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Pasukan AS pada Selasa (7/4/2026) dini hari waktu setempat menyerang lokasi-lokasi yang serupa dengan yang diserang dalam serangkaian serangan bulan lalu, tetapi tidak menargetkan infrastruktur energi di pulau tersebut, yang merupakan pusat ekspor minyak utama.

Trump menindaklanjuti serangan tersebut dengan mendesak Iran untuk membuat kesepakatan sebelum batas waktu pukul 20.00 pada Selasa, dengan mengatakan bahwa “seluruh peradaban akan musnah malam ini” jika hal itu tidak terjadi.

“Seluruh peradaban akan musnah malam ini, dan tidak akan pernah bisa dipulihkan lagi. Saya tidak ingin itu terjadi, tapi kemungkinan besar akan terjadi,” tulis Trump di media sosial.

Dia juga membuka kemungkinan tercapainya kesepakatan, dengan mengatakan para pemimpin Iran yang baru dengan “pikiran yang berbeda, lebih cerdas, dan kurang radikal” dapat mencapai kesepakatan.

“Kita akan tahu malam ini, salah satu momen paling penting dalam sejarah dunia yang panjang dan kompleks,” tambahnya.

Komentar Trump—ditambah dengan serangan tersebut—meningkatkan ketegangan mengenai bagaimana presiden akan menangani tenggat waktu yang ia tetapkan sendiri.

Pada Minggu, Trump berjanji akan menghancurkan fasilitas energi dan pembangkit listrik di Iran jika kesepakatan tidak tercapai pada Selasa malam, waktu New York. Menyerang infrastruktur sipil dianggap sebagai kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa. [source:bloomberg]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.