ORINEWS.id – Persiraja Banda Aceh harus menelan kekalahan pada laga perdana Pegadaian Championship musim 2025/2026. Bermain di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu malam, 13 September 2025, Laskar Rencong dipaksa menyerah 2-3 dari tim tamu Adhyaksa FC.
Skuad asuhan Akhyar Ilyas sejatinya menurunkan komposisi terbaik di lini depan dengan trio Antoni Putro Nugroho, Miftahul Hamdi, dan penyerang asing Connor McKinnon Gillespie. Namun, permainan efektif Adhyaksa yang mengandalkan Adilson Gancho da Silva justru mampu mengejutkan tuan rumah.
Gol pembuka tercipta di menit ke-25 lewat Fayrushi. Keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Adhyaksa kembali menambah gol melalui sepakan Makan Konate pada menit ke-63, lalu Aaron Yekti memperlebar keunggulan menjadi 3-0 tujuh menit berselang.
Persiraja mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk masuknya eks striker PSMS Medan, Wahyu Rahmat Ilahi. Hasilnya, Muja Ilyas mencetak gol pada menit ke-87 dan Miftahul Hamdi menambah gol di masa injury time. Namun, waktu tidak cukup untuk menyamakan kedudukan.
Kekalahan ini menjadi salah satu anomali di pekan pertama Pegadaian Championship. Tiga tuan rumah, termasuk PSMS dan Persikad, juga tumbang di kandang sendiri.
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, mengakui absennya tiga gelandang utama — Dadang, Matheus, dan Fitra — membuat permainan timnya kehilangan ritme.
“Selama ini kita selalu bermain dengan mereka. Ketika tidak tampil, ritme permainan berubah,” kata Akhyar seusai laga.
Di kubu lawan, pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra, menyebut kemenangan tersebut tidak lepas dari perubahan strategi menjelang pertandingan setelah melihat absennya Matheus dan Fitra.
“Awalnya kami ingin bermain dengan lima bek. Tapi setelah melihat dua gelandang utama mereka tidak ada, kami ubah menjadi empat bek,” ujar Ade.
Ade mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu mencuri tiga poin dari markas Persiraja.
“Hasil ini kita syukuri. Persiraja tetap salah satu tim kuat, jadi kemenangan ini berarti banyak untuk kami,” katanya. []


































