TERBARU

InternasionalNews

Hamas Susup ke Kamp Tentara Israel Lewat Terowongan, IDF Akui Kegagalan

ORINEWS.id – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengakui adanya kegagalan dalam mengantisipasi serangan Hamas yang berhasil menyusup ke sebuah kamp militer di Khan Younis, Gaza Selatan, pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Dalam peristiwa itu, pejuang Hamas sempat memasuki bangunan yang ditempati tentara Israel. Meski demikian, pasukan Israel melawan balik dan menewaskan sejumlah penyerang.

Berdasarkan hasil investigasi awal, Hamas diduga muncul dari sebuah terowongan yang berjarak sekitar 40–50 meter dari pos militer. Pos tersebut dihuni oleh Brigade Infanteri Kfir serta Batalion 74 dari Brigade Lapis Baja ke-188.

IDF menyebut terowongan itu sebenarnya telah diketahui sebelumnya dan sebagian porosnya sudah dihancurkan. Namun, Hamas diduga menggali jalur baru dari struktur lama untuk melancarkan serangan.

Serangan Terkoordinasi

Kelompok Hamas membagi pasukannya menjadi tiga tim. Tim pertama melakukan tembakan penekan dari gundukan tanah, tim kedua memasuki bangunan kosong di dalam kamp, sementara tim ketiga menyerang gedung yang ditempati satu peleton tentara.

Baca Juga
Kejari Lhokseumawe Tetapkan Direktur PT RS Arun sebagai Tersangka Korupsi

Komandan peleton sempat keluar bersama seorang prajurit setelah mendengar suara mencurigakan, namun keduanya langsung ditembaki. Komandan itu kembali masuk ke gedung, membangunkan prajurit yang sedang tidur, dan bersiap dalam posisi bertahan.

Dua anggota Hamas berhasil masuk ke dalam gedung dan melemparkan granat sebelum melepaskan tembakan. Tentara Israel membalas dan terjadi baku tembak selama sekitar lima menit. Satu anggota Hamas tewas di dalam gedung, sementara rekannya dilaporkan melarikan diri namun akhirnya dilumpuhkan.

Pertempuran juga berlangsung di sekitar gedung. Menurut IDF, tiga tentara Israel terluka dalam insiden tersebut—satu di antaranya luka serius namun kini dilaporkan stabil.

Korban dan Temuan

Tank Batalion 74 menembaki gedung kosong yang sempat dimasuki Hamas setelah mendeteksi tembakan RPG. Dua pejuang Hamas tewas, sementara seorang lainnya dilindas tank saat bersiap menembakkan roket.

Secara keseluruhan, IDF menyebut delapan anggota Hamas tewas di dalam dan sekitar kamp, sementara tujuh lainnya yang melepaskan tembakan mortir di pinggiran area juga tewas akibat serangan udara. Delapan orang lainnya diduga berhasil melarikan diri ke terowongan.

Baca Juga
Modus Guru Besar UGM Cabuli 13 Mahasiswi, Ajak Bimbingan Skripsi di Rumah

Tentara Israel menemukan sejumlah senjata, granat, RPG, serta tandu di bangunan kosong yang diduga akan digunakan untuk menculik prajurit yang terluka.

Pengakuan IDF

Meski berhasil memukul mundur serangan, IDF menegaskan insiden ini tetap dianggap sebagai kegagalan. Hamas dinilai mampu menyusup tanpa terdeteksi, meskipun sebelumnya Israel sudah menyiapkan penyergapan setelah mendeteksi pergerakan mencurigakan.

Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka menyebut berhasil menyerang tank Israel dengan bahan peledak dan RPG, serta melakukan penyerangan jarak dekat hingga bom bunuh diri.

Serangan ini menjadi salah satu upaya langka Hamas menyerang pos tentara Israel dalam jumlah besar. Bulan lalu, kelompok yang sama juga mencoba menyerang jalur logistik IDF di Khan Younis. Aksi terbaru terjadi ketika Israel tengah menyiapkan ofensif besar-besaran di Kota Gaza. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks