Orinews.id|Banda Aceh – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (IKAFT) menggelar penanaman 1.000 bibit mangrove di Kawasan Hijau TPI Lampulo milik Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS), Kota Banda Aceh.
Kegiatan yang akan berlangsung pada Minggu (10/9/2023) ini merupakan bagian dari rangkaian MUBES VII IKAFT-USK 2023.
Ketua Umum IKAFT USK, Ir. Teuku Marzuki, mengatakan, penanaman mangrove ini bertujuan untuk menunjukkan kepedulian alumni teknik terhadap lingkungan pesisir di Ibukota Provinsi Aceh tersebut.
Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai, menyediakan habitat bagi biota laut, dan menjadi sumber pangan yang mendukung ketahanan pangan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove,” kata Teuku Marzuki dalam keterangannya kepada orinews.id, Sabtu (9/9/2023).
Sementara itu, Ketua Panitia MUBES IKAFT, Wahyu Ramadhan, ST. Ars., mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Di antaranya adalah BPDASHL yang telah menyediakan bibit mangrove, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Aceh yang telah memfasilitasi lahan konservasi edukasi mangrove, dan Ceudah-Asian Friendship Society of Aceh (C-AFS-Aceh) yang turut berkolaborasi dalam penanaman mangrove.
“Kami juga mengapresiasi partisipasi dari dosen-dosen Fakultas Teknik USK dan elemen masyarakat lainnya yang telah bergabung dalam kegiatan ini,” ujar Wahyu Ramadhan.
Diketahui, Fakultas Teknik USK saat ini memiliki 12 program studi S1, termasuk Teknik Kimia dan Perencanaan Wilayah Kota, serta 6 program studi S2, termasuk Magister Pengelolaan Lingkungan.
|Editor: Awan
















































































