TERBARU

InternasionalNews

Al-Qassam Kehilangan Kontak Dua Tawanan Israel Usai Serangan Besar-besaran di Gaza

ORINEWS.id – Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, mengumumkan kehilangan kontak dengan dua tawanan Israel, Omri Miran dan Metan Ingrist, di tengah meningkatnya operasi militer Israel di Jalur Gaza. Kontak hilang setelah pemboman besar-besaran di kawasan Sabra dan Tal al-Hawa selama 24 jam terakhir.

Mengutip Al Mayadeen, Minggu (28/9/2025), al-Qassam dalam pernyataan resminya meminta pasukan Israel mundur ke selatan Jalan 8 dan menghentikan seluruh serangan udara selama 24 jam mulai pukul 18.00 waktu setempat. Brigade itu menyebut langkah tersebut penting untuk memberi kesempatan menyelamatkan para tawanan.

“Peringatan dini berarti persiapan matang,” tulis al-Qassam dalam pernyataannya.

Mengutip Al Mayadeen melalui akun X resminya, al-Qassam juga merilis video yang memperlihatkan tawanan Israel, Alon Ohel, yang sudah lebih dari 700 hari ditahan di Gaza, sebuah situasi yang mereka sebut sebagaikekerasan Netanyahu”.

Baca Juga
Menteri Sakti Wahyu Trenggono Sebut Tidak Mudah Mencari Tahu Siapa Pemilik Pagar Laut
DONASI TAHAP KEDUA

Dalam rekaman itu, Ohel tampak menonton cuplikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyatakan upaya memulangkan seluruh tawanan. Ohel merespons dengan mempertanyakan kredibilitas ucapan Netanyahu.

Dalam video yang sama, Ohel menyampaikan pesan kepada keluarganya agar tetap melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembebasan tawanan. Ia menuding pemerintah Israel menjadikan para tawanan sebagai beban politik.

“Mereka akan membunuh kita sampai tidak ada yang tersisa hidup,” kata Ohel.

Pesan juga disampaikan kepada utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff. Ohel mendesak agar AS berhenti mendukung kebijakan Netanyahu yang disebutnya membahayakan para tawanan dan rakyat Israel.

Sebelumnya, pada 20 September lalu, al-Qassam melalui kanal Telegramnya mempublikasikan foto 46 tawanan Israel di Gaza, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal. Foto itu diberi keterangan “sebuah foto perpisahan di awal operasi di Gaza” yang ditujukan kepada kepemimpinan Israel. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks