ORINEWS.id – Sebanyak 63 atlet, pelatih, dan official Universitas Syiah Kuala (USK) dilepas sebagai bagian dari kontingen Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Aceh menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025. Acara pelepasan berlangsung pada Selasa malam, 16 September 2025, di Event Hall Gedung Academic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, Banda Aceh.
Acara dimulai pukul 19.30 WIB dengan makan malam bersama. Panitia kontingen, official, pelatih, atlet, serta pimpinan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Aceh ikut hadir sebelum prosesi pelepasan dilakukan secara resmi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., yang juga menjabat Ketua Umum BAPOMI Aceh, menyebutkan POMNAS XIX digelar pada 19–27 September 2025 di Kota Semarang dan Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Kontingen BAPOMI Aceh menurunkan 141 anggota, terdiri atas 91 atlet, 40 pelatih dan official, serta 10 panitia. Dari 17 cabang olahraga yang dipertandingkan, Aceh ambil bagian dalam 11 cabang di Semarang seperti bulutangkis, panahan, panjat tebing, atletik, tenis, voli pasir, catur, renang, wushu, taekwondo, dan karate. Sementara di Surakarta, kontingen mengikuti tiga cabang yakni petanque, pencak silat, dan tarung derajat.
“BAPOMI Aceh menargetkan masuk peringkat 10 besar nasional kali ini. Dan kita harapkan lebih baik dari capaian POMNAS 2023 yang berada di peringkat 16,” ujarnya.
Selain itu, Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh serta Perguruan Tinggi di Aceh yang telah membantu mulai dari biaya perjalanan kontingen, pembiayaan mandiri hingga bantuan peralatan pertandingan.
“Terima kasih atas bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dispora Aceh yang membantu pembiayaan keberangkatan dan kepulangan kontingen, bantuan peralatan pertandingan dari KONI Aceh, serta pembiayaan mandiri dari pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dalam wilayah Aceh,” ucap Mustanir.
Senada dengan itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi USK, Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng., selaku Ketua Kontingen USK, menyatakan dukungan DISPORA dan KONI sangat berarti. Bantuan itu menopang keberangkatan 42 atlet dan 21 pelatih serta official dari USK.
“Bantuan dan dukungan ini tentunya sangat berarti imbas dari proses efisiensi anggaran dari Kementerian Tahun 2025 ini yang tentunya juga berdampak pada anggaran Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi USK,” katanya.
Meskipun demikian, Farid menyebutkan ada beberapa komponen lainnya tetap menjadi tanggung jawab universitas dalam mendukung atlet dan official USK.
“Tentu saja segala dukungan dan semangat dari para Alumni USK dan masyarakat Aceh yang kebetulan bekerja dan berada di sekitar kedua kota ini juga sangat diharapkan demi terjalinnya hubungan yang selalu serasi antara almamater dan alumninya serta masyarakat Aceh di rantau,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, M.PA, dalam sambutannya menekankan pentingnya disiplin, sportivitas, dan semangat juang bagi seluruh atlet. Ia juga mengingatkan agar para atlet BAPOMI menjaga sikap selama berada di arena pertandingan karena mereka membawa nama baik Aceh.
“Atlet membawa nama baik Aceh, maka sikap dan soliditas tim harus dijaga, mulai dari atlet, pelatih hingga official,” ujar M Nasir dalam sambutannya saat pelepasan kontingen. Ia juga turut menyerahkan bendera Provinsi Aceh kepada Ketua Umum BAPOMI sebagai simbol pelepasan.
Untuk diketahui, Total 42 atlet USK yang berlaga di POMNAS XIX terdiri dari: atletik (1) orang, bulutangkis (3), catur (4), karate (5), panahan (3), pencak silat (6), petanque (10), renang (2), taekwondo (6), dan tarung derajat (2) orang.
Mereka merupakan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (4) orang, Hukum (2), Keperawatan (1), Keguruan dan Ilmu Pendidikan (26), Kelautan dan Perikanan (2), MIPA (1), Pertanian (1), serta Teknik (4) orang.
Selama POMNAS, Kontingen BAPOMI Aceh di Kota Semarang menginap di Plaza Hotel Semarang, Jl. Setia Budi No.101-103, Srondol Kulon, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Sedangkan tim yang berlaga di Kota Surakarta menginap di Assalaam Syariah Hotel Solo yang Jalan Garuda Mas, Pabelan, Nilagraha, Gonilan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
POMNAS XIX resmi dibuka pada Jumat malam, 19 September 2025, oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Semarang.
Dalam sambutannya, Brian menekankan bahwa POMNAS bukan sekadar ajang kompetisi.
“POMNAS bukan hanya sekadar ajang lomba namun lebih dari itu yaitu menjadi ruang untuk menumbuhkan sportivitas, daya juang, dan kebanggaan sebagai insan perguruan tinggi,” pungkas Brian Yuliarto.
Ajang POMNAS XIX ini mencatat partisipasi lebih dari 3.000 atlet mahasiswa dari perguruan tinggi di 36 provinsi. Kontingen Aceh yang sudah berada di Semarang juga ikut serta dalam pembukaan yang berlangsung meriah tersebut. []
































