TERBARU

AcehNews

BPOM Aceh Kawal Dapur SPPG Aman dan Bergizi

ORINEWS.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) mengawal pelaksanaan sosialisasi pentingnya penjaminan keamanan pangan bagi relawan penjamah pangan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aceh Tamiang, Sabtu (13/9/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan secara simultan dari dapur satu ke dapur lainnya sebagai bentuk kontribusi nyata BPOM Aceh dalam mendukung pengolahan pangan yang aman dan bergizi.

Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Wilayah Aceh dari Badan Gizi Nasional (BGN), Ketua Yayasan Aspirasi Rakyat (ASPIRA) yang bertanggung jawab pada SPPG, Benua Raja Rantau, serta Yayasan Abu Halif yang menaungi SPPG, Benua Raja 2. Total peserta mencapai 90 orang, seluruhnya merupakan relawan penjamah pangan di wilayah Aceh Tamiang. Mereka dibekali materi mengenai higienitas sanitasi, standar gizi, serta penerapan keamanan pangan mulai dari penerimaan bahan baku, persiapan, hingga proses pengolahan.

Ketua Tim Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Aceh, Endang Yuliawati yang juga selaku narasumber, memandu jalannya diskusi aktif terkait praktik produksi pangan yang aman. Ia juga memaparkan tindak lanjut hasil pemeriksaan kitchen inspection yang dilakukan di setiap dapur.

Baca Juga
Cetak Kader Keamanan Pangan, Wujudkan Sekolah Sehat dan Nyaman

“Tahap penerimaan bahan baku menjadi titik awal yang harus dicermati. Pastikan bahan pangan bermutu baik, terdaftar, serta perhatikan kemasan, label izin edar, dan masa kedaluwarsanya,” ujar Endang, diterima media ini, Senin (15/9).

Ia menambahkan bahwa kebersihan dapur dan proses pencucian ompreng harus dilakukan sesuai prosedur agar potensi cemaran tidak memengaruhi mutu makanan.

“Kami menemukan masih ada potensi cemaran pada tahap pencucian, ini harus segera diperbaiki agar kualitas makanan tetap terjaga,” tegasnya.

Relawan penjamah pangan menyambut positif kegiatan ini dan mengapresiasi kehadiran BPOM Aceh. Salah seorang relawan mengungkapkan, “Kami sangat terbantu dengan arahan dan pendampingan BPOM Aceh. Harapan kami, pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut agar dapur SPPG semakin mandiri dan mampu menjamin makanan bergizi dan aman bagi penerima manfaat.”

Baca Juga
BPOM Aceh Ajak Mahasiswa UUI Jadi Agen Perubahan Ekonomi Kreatif

Kedepan, BPOM Aceh berharap sinergi bersama BGN dan dukungan optimal dari pemerintah daerah dapat terus terjalin. Dengan demikian, keberadaan SPPG di Aceh Tamiang maupun daerah lain semakin kuat dalam menjamin keamanan pangan serta mendukung upaya penyediaan makanan sehat, bergizi, dan aman bagi masyarakat.[]

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks