TERBARU

InternasionalNews

Turki Putuskan Hubungan Dagang dengan Israel, Tutup Wilayah Udara dan Laut

ORINEWS.id – Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengumumkan bahwa negaranya memutus semua hubungan dagang dengan Israel. Ankara juga menutup wilayah udara untuk penerbangan Israel dan melarang kapal Turki berlabuh di pelabuhan Israel.

Langkah itu disampaikan Fidan dalam sidang luar biasa parlemen Turki mengenai Gaza pada Jumat, 29 Agustus 2025. Ia menegaskan bahwa perang Israel di Gaza dan wilayah Palestina berisiko memicu konflik regional yang lebih luas jika tidak segera dihentikan.

“Israel, dengan melakukan genosida di Gaza selama dua tahun terakhir, mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dasar tepat di depan mata dunia,” ujar Fidan, seperti dikutip dari Al Mayadeen.

Ankara Tolak Penggusuran Warga Palestina

Fidan menegaskan bahwa pemerintah Turki menolak setiap usulan penggusuran warga Palestina dari Gaza, yang disebutnya “tidak sah”. Ia menilai kejahatan yang dilakukan Israel di Jalur Gaza “telah tercatat sebagai salah satu babak tergelap dalam sejarah manusia”.

Baca Juga
Pemko Banda Aceh Pasang 27 Lampu Tenaga Surya di Kawasan Wisata Ulee Lheue
DONASI TAHAP KEDUA

Ia juga menyebut Perlawanan Palestina sebagai perjuangan bersejarah yang dapat mengubah struktur kekuatan global.

“Perlawanan Palestina akan menjadi inspirasi bagi orang-orang yang tertindas di mana pun, dan secara fundamental meruntuhkan sistem internasional yang usang dan korup,” katanya.

Fidan turut mengecam serangan regional Israel yang lebih luas, termasuk ke Lebanon, Yaman, Suriah, dan Iran. Ia menilai tindakan itu sebagai indikasi paling jelas dari “mentalitas entitas teroris yang secara terbuka menentang tatanan internasional”.

Terkait Suriah, Fidan menegaskan bahwa Turki “tidak akan membiarkan komunitas kuno dan berharga Suriah dieksploitasi untuk tujuan menghancurkan integritas teritorial Suriah”.

Seruan Ketua Parlemen Turki

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Parlemen Turki Numan Kurtulmuş menyerukan agar dunia internasional mengambil langkah konkret terhadap Israel.

“Langkah konkret diperlukan, termasuk menangguhkan keanggotaannya di organisasi internasional seperti PBB, hingga Israel meninggalkan kebijakan genosida,” ujar Kurtulmuş. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks