TERBARU

InternasionalNews

Trump Ancam Kerahkan Kekuatan Besar Jika Negosiasi Nuklir dengan Iran Gagal

ORINEWS.id – Presiden Donald Trump pada Jumat, 13 Februari 2026, menyatakan Amerika Serikat siap mengerahkan “kekuatan yang sangat besar” jika negosiasi nuklir yang sedang berlangsung dengan Iran tidak mencapai kesepakatan.

“Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya … Jika kita memiliki kesepakatan, kita bisa menghentikannya lebih cepat,” kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip Anadolu, Sabtu, 14 Februari 2026.

Trump menjelaskan pernyataannya itu berkaitan dengan keputusan Washington mengirim kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Ia menyebut pengerahan tersebut sebagai bagian dari kesiapan militer Amerika Serikat.

Advertisements
BANK ACEH - HPN 2026

“Itu akan berangkat. Akan segera berangkat. Kita sudah memiliki satu di sana yang baru saja tiba … Kita menyiapkannya. Sebuah kekuatan besar, sangat besar,” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah media lokal melaporkan bahwa Amerika Serikat akan mengirim kapal induk tambahan untuk mendukung armada yang sudah lebih dulu berada di kawasan tersebut.

Baca Juga
Hamas Tolak Pelucutan Senjata dan Pemerintahan Asing di Gaza

Saat ditanya mengenai proses diplomasi dengan Teheran, Trump menyatakan optimistis negosiasi dapat membuahkan hasil. Namun ia tetap memperingatkan adanya konsekuensi serius jika pembicaraan gagal.

“Dan jika tidak, itu akan menjadi hari yang buruk bagi Iran — sangat buruk,” katanya.

Amerika Serikat dan Iran diketahui menggelar pembicaraan tidak langsung di Muscat, Oman, pada 6 Februari 2026. Pertemuan tersebut dimediasi Oman dan difokuskan pada masa depan program nuklir Teheran.

Dialog itu menandai berakhirnya penangguhan sekitar delapan bulan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran di tengah meningkatnya konflik regional pada Juni 2025.

Di tengah proses negosiasi, Washington juga meningkatkan kehadiran militernya di kawasan. Isu utama yang masih menjadi perdebatan adalah pengayaan uranium. Amerika Serikat menuntut Iran menghentikan aktivitas tersebut dan memindahkan cadangan uranium tingkat tinggi ke luar negeri, sementara Teheran menolak tuntutan itu.

Selain itu, Washington berupaya memasukkan program rudal Iran dan dukungannya terhadap kelompok bersenjata regional ke dalam pembahasan. Namun Iran menegaskan bahwa negosiasi hanya akan difokuskan pada program nuklirnya. []

Baca Juga
Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Polda Aceh

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks