TERBARU

BisnisEkonomi

Neraca Perdagangan RI Surplus 4,34 Miliar Dolar AS pada September 2025

ORINEWS.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus pada September 2025 dengan nilai mencapai 4,34 miliar dolar AS. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,18 miliar dolar AS, namun menurun dibandingkan Agustus 2025 yang membukukan surplus 5,49 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan, penurunan surplus tersebut mencapai 1,15 miliar dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
“Surplus neraca perdagangan Indonesia telah berlangsung selama 64 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip dari Kompas.com, Selasa, 4 November 2025.

Pudji menambahkan, surplus September 2025 terbentuk dari nilai ekspor sebesar 24,68 miliar dolar AS dan impor sebesar 20,34 miliar dolar AS. Secara tahunan, surplus meningkat 1,16 miliar dolar AS dibandingkan September 2024.

Surplus Didominasi Komoditas Nonmigas

Kinerja positif neraca perdagangan, kata Pudji, masih ditopang oleh surplus komoditas nonmigas yang mencapai 5,99 miliar dolar AS. Komoditas utama penyumbang surplus antara lain lemak dan minyak hewani atau nabati (HS15), bahan bakar mineral (HS27), serta besi dan baja (HS72).

Baca Juga
Hutama Karya Catat Laba Bersih Rp844 Miliar di Triwulan III

Sementara itu, sektor migas kembali mencatat defisit sebesar 1,64 miliar dolar AS. “Defisit ini terutama disebabkan oleh meningkatnya impor minyak mentah dan hasil minyak,” jelas Pudji.

Amerika Serikat Jadi Mitra Surplus Terbesar

Sepanjang periode Januari–September 2025, Indonesia membukukan surplus perdagangan barang terbesar dengan Amerika Serikat (AS) sebesar 13,48 miliar dolar AS, disusul India sebesar 10,45 miliar dolar AS, dan Filipina sebesar 6,54 miliar dolar AS.

Namun, defisit masih terjadi dengan sejumlah negara, di antaranya Cina sebesar 14,32 miliar dolar AS, Australia sebesar 4,01 miliar dolar AS, dan Thailand sebesar 1,29 miliar dolar AS.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Indonesia selama Januari–September 2025 mencatat surplus 33,48 miliar dolar AS, meningkat 11,3 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 22,18 miliar dolar AS. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks