TERBARU

Hukum

Sinergi BPOM dan BNNP Aceh Perkuat Pengawasan dan Pemberantasan Narkotika

ORINEWS.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banda Aceh turut mendukung upaya pemberantasan narkotika melalui kegiatan pemusnahan barang bukti sabu dan ganja hasil penindakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh) yang digelar pada Senin, 27 Oktober 2025.

Acara yang berlangsung di halaman Gedung Bidang Penindakan BNNP Aceh itu dihadiri sejumlah instansi, termasuk perwakilan dari kejaksaan, aparat penegak hukum, dan lembaga pengawasan.

Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Narkotika

Kehadiran BPOM Aceh diwakili oleh Kepala BPOM Aceh, Riyanto, didampingi Ketua Tim Penindakan, Darwin Syah Putra. Keduanya menegaskan bahwa partisipasi lembaganya mencerminkan sinergi antarinstansi dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Aceh.

“Kehadiran kami hari ini bukan hanya pelaksanaan tugas, tetapi juga komitmen kuat BPOM Aceh untuk bersinergi dengan BNNP Aceh dan aparat penegak hukum lainnya. Peredaran narkotika, khususnya yang disalahgunakan sebagai obat, merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan masa depan bangsa,” ujar Riyanto dalam keterangannya kepada orinews.id, Senin.

Baca Juga
Sisi Lain Sertu Hendri di Mata Keluarga: Orangnya Baik, Dia Sering Marah ke Saya Kalau Tidak Shalat

Pemusnahan barang bukti tersebut turut disaksikan oleh perwakilan Kejaksaan Tinggi Aceh, Fitriani, serta sejumlah pejabat terkait. Proses pemusnahan berlangsung secara transparan dan diawasi ketat, disertai kehadiran para tersangka di bawah pengawalan petugas BNNP Aceh.

Langkah Nyata Perangi Peredaran Gelap

BNNP Aceh menyebut kegiatan pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari proses hukum yang telah berkekuatan hukum tetap. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen negara dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Aceh.

BPOM Aceh menyampaikan apresiasi kepada BNNP Aceh atas kerja sama yang solid dan koordinasi yang efektif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ke depan, BPOM Aceh berkomitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengawasan dan penindakan terhadap penyalahgunaan obat dan narkotika. Upaya itu diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan zat berbahaya. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks