ORINEWS.id – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyampaikan apresiasi kepada rakyat Iran dan Irak atas dukungan serta penghormatan yang diberikan dalam rangkaian prosesi pemakaman mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Pesan tersebut disampaikan melalui kakak tertua mendiang Mojtaba, Hojjatoleslam Mostafa Khamenei, dalam acara peringatan yang digelar di Grand Mosalla, Teheran, Selasa (14/7/2026).
Dalam pidatonya, Hojjatoleslam Mostafa Khamenei menggambarkan wafatnya Ayatollah Ali Khamenei sebagai tragedi besar yang menuntut ketabahan dari seluruh rakyat Iran.
Ia mengatakan kesabaran bukan sekadar menerima kehilangan, melainkan tetap teguh menghadapi cobaan hingga tujuan yang diyakini dapat tercapai.
“Kesabaran yang dimaksud sama sekali tidak bertentangan dengan balas dendam dan menghadapi para pelaku kejahatan dunia yang terlibat dalam kejahatan besar ini,” kata Hojjatoleslam Mostafa Khamenei, sebagaimana dikutip Press TV.
Upacara peringatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi sipil dan militer Iran, termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Hadir pula para duta besar, diplomat asing, serta tiga putra Ayatollah Ali Khamenei lainnya.
Acara itu digelar lima hari setelah jenazah Ayatollah Ali Khamenei dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, di timur laut Iran.
Sebelumnya, prosesi penghormatan dan pemakaman berlangsung selama lima hari di Teheran, kota suci Qom, serta sejumlah wilayah di Irak yang dihadiri jutaan pelayat.
Menurut laporan Press TV, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia bersama empat anggota keluarganya serta sejumlah pejabat militer senior dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari 2026.
Ayatollah Ali Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak Juni 1989 setelah menggantikan pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini.[]
















































































