TERBARU

InternasionalNews

Trump Nyatakan Perang AS-Iran Berakhir, Status Damai Masih Tanda Tanya

ORINEWS.id – Presiden Donald Trump menyatakan perang antara Amerika Serikat dan Iran telah berakhir, meski hingga kini belum ada kesepakatan damai resmi antara kedua negara.

Dalam surat kepada Kongres yang dikutip dari AFP pada Sabtu, 2 Mei 2026, Trump menyebut operasi militer yang berlangsung selama 60 hari telah mencapai batas waktu sebagaimana diatur dalam War Powers Resolution.

“Tidak ada baku tembak antara Amerika Serikat dan Iran sejak 7 April 2026,” kata Trump dalam surat tersebut.

Ia menambahkan, “Permusuhan yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah berakhir,” seraya menegaskan bahwa konflik kini tidak lagi berlangsung secara aktif.

Namun, pernyataan tersebut menimbulkan kebingungan karena hingga saat ini belum ada perundingan damai yang disepakati kedua pihak. Trump menyebut Iran ingin mencapai kesepakatan, tetapi ia tidak puas dengan tuntutan yang disampaikan melalui mediator Pakistan.

“Mereka ingin membuat kesepakatan, tapi semua kacau,” ujarnya.

Trump juga mengklaim terjadi perpecahan di internal kepemimpinan Iran yang dinilai menghambat proses negosiasi. Menurut dia, para pemimpin di Teheran tidak memiliki koordinasi yang baik dan kesulitan mencapai konsensus.

Tanpa menyertakan bukti, Trump menyebut kondisi tersebut melemahkan posisi tawar Iran dalam perundingan.

Konflik antara AS dan Iran sendiri dimulai pada 28 Februari 2026, ketika militer AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Namun, pemberitahuan resmi kepada Kongres baru disampaikan beberapa hari setelah operasi dimulai.

Dalam sistem hukum AS, War Powers Resolution membatasi kewenangan presiden untuk mengerahkan kekuatan militer tanpa persetujuan Kongres. Aturan yang disahkan pada 1973 itu menetapkan bahwa operasi militer tanpa izin hanya dapat berlangsung maksimal 60 hari.

Selain itu, presiden wajib melaporkan pengerahan pasukan kepada Kongres dalam waktu 48 jam sejak operasi dimulai, serta memberikan laporan berkala selama konflik berlangsung.

Berakhirnya batas waktu tersebut menjadi dasar bagi Trump untuk menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran telah dihentikan, meskipun status hubungan kedua negara masih belum sepenuhnya normal. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.