ORINEWS.id – Arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai menunjukkan perlambatan kenaikan, meski volume kendaraan secara umum masih berada di atas kondisi normal.
PT Hutama Karya (Persero) dalam siaran pers, Sabtu (21/3/2026), melaporkan total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 104.409 kendaraan pada periode 20 Maret 2026. Angka tersebut meningkat 4,65 persen dibandingkan trafik normal.
Perusahaan menyebut, peningkatan trafik masih terjadi terutama di ruas penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Namun, laju kenaikan mulai melandai dibandingkan hari sebelumnya.
“Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, Sabtu.
Secara rinci, sejumlah ruas mencatat peningkatan trafik cukup signifikan. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mengalami kenaikan tertinggi hingga 80,90 persen menjadi 5.814 kendaraan. Sementara itu, ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) mencatat lonjakan 72,57 persen dengan total 30.406 kendaraan.
Kenaikan juga terjadi di ruas Indrapura–Kisaran sebesar 37,48 persen menjadi 12.464 kendaraan, serta Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang naik 33,16 persen menjadi 7.016 kendaraan.
Di sisi lain, beberapa ruas justru mengalami penurunan trafik dibandingkan kondisi normal. Tol Betung–Tempino–Jambi tercatat turun paling tajam hingga 50,28 persen menjadi 4.175 kendaraan. Penurunan juga terjadi di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung sebesar 33,76 persen dan Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sebesar 25,44 persen.
Untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode mudik, Hutama Karya mencatat Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilintasi 3.541 kendaraan. Sementara Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) mencatat 2.389 kendaraan.
Hutama Karya mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
Pengguna jalan juga diingatkan untuk beristirahat di rest area apabila merasa lelah atau mengantuk, guna menjaga keselamatan selama perjalanan.
Perusahaan menyatakan akan terus menjaga kelancaran arus mudik melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. []









































































