TERBARU

InternasionalNews

Spanyol Larang AS Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Iran

ORINEWS.id – Pemerintah Spanyol melarang Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer gabungan di wilayahnya untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Madrid juga mengecam perang yang dikobarkan Washington dan Israel terhadap Teheran.

Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, mengatakan Amerika Serikat telah menarik sejumlah pesawat militernya dari pangkalan di wilayah Spanyol setelah larangan tersebut diberlakukan. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Pangkalan Udara Armilla, Senin, 2 Maret 2026, seperti dilaporkan Politico.

Robles menegaskan setiap misi yang melibatkan pangkalan militer di Spanyol harus “beroperasi dalam kerangka hukum internasional”. Ia menambahkan instalasi militer di wilayah Spanyol tidak akan “memberikan dukungan kecuali jika diperlukan dari perspektif kemanusiaan”.

Data dari FlightRadar24 menunjukkan lebih dari selusin pesawat militer AS, termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar udara KC-135 buatan Boeing, meninggalkan Pangkalan Udara Moron de la Frontera dan Rota pada akhir pekan lalu. Tujuh di antaranya terdeteksi dipindahkan ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Menurut Robles, langkah tersebut kemungkinan diambil karena otoritas AS mengetahui pesawat-pesawat itu tidak dapat beroperasi dari wilayah Spanyol. Ia menegaskan pangkalan di Spanyol tidak berpartisipasi dalam serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, dan tidak akan digunakan untuk operasi pemeliharaan maupun dukungan terkait serangan tersebut.

Perjanjian tahun 1953 antara Spanyol dan Amerika Serikat memberikan Madrid hak untuk menentukan penggunaan pasukan AS yang ditempatkan di wilayahnya.

Robles menyatakan kebijakan itu tidak berarti dukungan terhadap rezim Iran, yang ia sebut sebagai “mengerikan dan diktator”. “Solusinya tidak pernah bisa berupa penggunaan kekerasan,” ujarnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menjadi salah satu pemimpin Uni Eropa yang secara terbuka mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ia menyebut serangan yang dilancarkan Washington secara terkoordinasi dengan Tel Aviv sebagai “pelanggaran hukum internasional”, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Sanchez memperingatkan bahwa tindakan tersebut berkontribusi pada “tatanan internasional yang lebih tidak pasti dan bermusuhan”. Di sisi lain, pemerintah Spanyol juga mengutuk serangan balasan Iran terhadap negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.