ORINEWS.id – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Aceh Selatan pada Jumat siang, 17 Oktober 2025, menyebabkan dua kecamatan di wilayah itu terendam banjir. Luapan air sungai membuat sedikitnya 11 gampong di Kecamatan Labuhan Haji dan Labuhan Haji Barat tergenang air hingga setinggi 70 sentimeter.
Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir mulai terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Genangan air tak hanya memasuki permukiman warga, tetapi juga menutup akses di beberapa ruas jalan lintas antar-gampong.
Di Kecamatan Labuhan Haji, enam gampong yang terdampak masing-masing adalah Padang Bakau, Apha, Ujung Batu, Dalam, Hulu Pisang, dan Manggis Harapan. Sementara di Labuhan Haji Barat, banjir merendam lima gampong: Tutong, Tengoeh Iboeh, Medak Paya, Blang Poroh, dan Kuta Trieng.
Plh Kepala Pelaksana BPBA Aceh, Abd Aziz, membenarkan banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya beberapa aliran sungai.
“Benar, terjadi musibah banjir di Aceh Selatan. Dari laporan Pusdalops, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya beberapa aliran sungai. Tim BPBD saat ini terus mendata kondisi riil jumlah warga terdampak banjir,” kata Abd Aziz dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
BPBD Aceh Selatan melalui bidang Damkar dan Penyelamatan telah mengerahkan personel untuk melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi terdampak. Petugas Damkar PB 03 Labuhan Haji juga berkoordinasi dengan unsur Muspika setempat untuk mempercepat pendataan warga dan kerugian.
Laporan terkini menyebutkan air masih menggenangi sejumlah permukiman dan jalan lintas gampong, termasuk di wilayah Kecamatan Kluet Tengah. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi meningkatnya debit air. []
































