TERBARU

Edukasi

UIN Ar-Raniry dan MPA Siapkan Kajian Penguatan Karakter Islami bagi Siswa Aceh

ORINEWS.id – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh bersama Majelis Pendidikan Aceh (MPA) memulai langkah kolaboratif untuk memperkuat pembinaan karakter Islami di sekolah-sekolah Aceh. Inisiatif ini diawali dengan rapat persiapan kerja sama yang digelar di kantor MPA, Selasa, 14 oktober 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh, Azwardi AP dan Ketua Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Syahrizal Abbas MA. Keduanya membahas rencana pelaksanaan kegiatan bersama bertema “Strategi Pembinaan Karakter Islami bagi Siswa pada Lembaga Pendidikan di Aceh.”

Program ini akan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama. Pertama, Focus Group Discussion (FGD) untuk menjaring gagasan konseptual dan memetakan isu-isu strategis terkait pembinaan karakter Islami.

Kedua, Kajian Lapangan guna memperoleh data empiris dan praktik terbaik di sekolah-sekolah Aceh dalam penerapan nilai-nilai Islam. Ketiga, Seminar Hasil Kajian sebagai forum akademik untuk mempresentasikan temuan dan merumuskan rekomendasi kebijakan pendidikan berbasis nilai Islam.

Baca Juga
FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 47 Sarjana, Dekan: Harus Jadi Penjaga Etika Digital

Menurut Prof Syahrizal Abbas, kerja sama ini menjadi bentuk sinergi nyata antara lembaga akademik dan lembaga kebijakan pendidikan daerah.

“Kita ingin memastikan nilai-nilai Islam tidak hanya diajarkan, tapi dihidupkan di ruang-ruang pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil kajian nantinya diharapkan dapat menjadi acuan strategis bagi penguatan karakter Islami di satuan pendidikan Aceh.

Sementara itu, Azwardi menyambut baik inisiatif dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Ia menegaskan bahwa Majelis Pendidikan Aceh berkomitmen mendukung program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.

“Kolaborasi ini sejalan dengan visi MPA untuk membangun generasi Aceh yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing,” kata Azwardi.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemitraan antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan daerah.

Baca Juga
575 Peserta Ikut Ujian CAT Seleksi Pegawai Tetap USK

Selain memperkuat nilai-nilai Islami, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi pengembangan model pendidikan yang selaras dengan kebutuhan moral dan intelektual generasi muda Aceh. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks