ORINEWS.id – MediaTek secara resmi meluncurkan Dimensity 9500, chipset flagship terbaru yang akan digunakan pada Oppo Find X9 dan Vivo X300 series. Pengumuman ini bersamaan dengan peluncuran poster Oppo Find X9 yang dijadwalkan meluncur pada 25 September 2025, menjadikannya perangkat pertama yang menggunakan Dimensity 9500. Kehadiran chipset ini memicu antusiasme di kalangan penggemar teknologi, terutama karena akan bersaing langsung dengan Xiaomi 17 yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.
Dimensity 9500 datang dengan sejumlah fitur canggih yang menjadikannya solusi unggulan di kelasnya. MediaTek menyematkan NPU 990 generasi ke-9 pada chipset ini untuk meningkatkan performa AI secara signifikan. Selain itu, Dimensity 9500 adalah chipset pertama MediaTek yang mendukung teknologi 4-lane UFS 4.1. Menurut MediaTek, teknologi ini mampu menggandakan kecepatan data sekuensial dan mempercepat pemuatan model AI hingga 40 persen, memberikan pengalaman penggunaan yang lebih responsif dan efisien.
Konfigurasi dan Performa CPU
Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 3 nanometer dan menggunakan 8 inti berbasis prosesor Arm C1-Ultra, C1-Premium, dan C1-Pro. Konfigurasi CPU tersebut terdiri dari satu inti premium dengan kecepatan hingga 4,21 GHz, tiga inti premium pada 3,50 GHz, dan empat inti performa di 2,70 GHz. MediaTek mengambil pendekatan desain inti besar, berbeda dengan sejumlah produsen lain yang masih menggabungkan inti performa kecil untuk efisiensi daya.
NPU 990 generasi kesembilan menjadi otak utama dalam pengolahan kecerdasan buatan pada Dimensity 9500. Selain meningkatkan performa hingga dua kali lipat, efisiensi daya pun membaik berkat penggunaan “model kecil” yang selalu aktif sehingga perangkat dapat menjalankan tugas AI dengan konsumsi energi minimal.
GPU dan Kemampuan Gaming
Sisi grafis Dimensity 9500 juga mendapatkan peningkatan signifikan dengan penggunaan GPU Arm Mali-G1 Ultra MC12. Secara performa, GPU ini menawarkan peningkatan puncak hingga 33 persen dan efisiensi daya 42 persen lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Keunggulan ini memungkinkan pengalaman gaming yang lebih mulus dengan frame rate tinggi.
MediaTek menegaskan kemampuan GPU pada Dimensity 9500 untuk mendukung fitur ray tracing pada 120FPS, sebuah standar teknologi grafis terbaru yang meningkatkan kualitas visual game dengan efek pencahayaan yang lebih realistis. Selain itu, chip ini juga kompatibel dengan teknologi MegaLights di Unreal Engine 5.6 dan Nanite di Unreal Engine 5.5, menjanjikan performa gaming tingkat lanjut pada perangkat Android.
Fitur Multimedia dan Konektivitas
Dimensity 9500 menggunakan ISP Imagiq 1190 yang mendukung fotografi hingga resolusi sensor 200 megapiksel dan perekaman video dalam mode potret 4K pada 60fps. ISP ini juga mampu melakukan pra-pemrosesan domain RAW, yang membantu meningkatkan kualitas gambar sebelum diproses lebih lanjut oleh aplikasi kamera.
Dari sisi memori, chipset ini mendukung RAM LPDDR5X yang menawarkan kecepatan dan efisiensi tinggi. Untuk konektivitas, Dimensity 9500 telah mendukung teknologi Bluetooth 6.0, jaringan 5G, dan Wi-Fi 7, yang semakin memperkuat kecepatan dan kestabilan koneksi nirkabel.
Performa Benchmark dan Pengujian
Bocoran hasil benchmark di platform AnTuTu mengindikasikan bahwa Dimensity 9500 mampu meraih skor antara 3,8 juta hingga 4,1 juta poin. Angka ini menempatkan chipset tersebut di level atas dalam kategori SoC flagship. Meski demikian, pengujian langsung pada perangkat Oppo Find X9 dan Vivo X300 masih sangat dinantikan untuk mengonfirmasi performa serta keefektifan fitur-fitur yang diusung MediaTek.
Kehadiran Dimensity 9500 dalam jajaran perangkat terbaru dari Oppo dan Vivo membuktikan bahwa MediaTek terus berinovasi untuk meraih posisi kompetitif di pasar chipset premium. Kombinasi teknologi fabrikasi 3 nm, peningkatan AI, grafis canggih, sampai dukungan fotografi kelas atas menjadikan platform ini solusi menarik bagi konsumen yang menginginkan performa tinggi dan pengalaman multimedia terbaik. Pembaruan lebih lanjut mengenai ketersediaan dan hasil pengujian nyata akan menjadi sorotan utama dalam beberapa pekan mendatang. []

































