TERBARU

Otomotif

China Segera Larang Pintu Mobil Model Tarik, Dinilai Berbahaya

ORINEWS.id – Pemerintah China dikabarkan tengah menyiapkan aturan baru yang akan melarang penggunaan pembuka pintu mobil model tarik (retractable door handle). Aturan ini diperkirakan mulai berlaku pada akhir September 2025 dan akan menjadi salah satu regulasi penting di sektor otomotif negara tersebut.

Mengutip Sindonews, Senin (8 September 2025), sumber internal dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China menyebutkan seluruh pembuka pintu model tarik akan dilarang, meski versi semi-tarik masih diperbolehkan. Syarat utamanya, semua kendaraan wajib dilengkapi sistem pendukung mekanis agar pintu tetap bisa dibuka dalam kondisi darurat.

Menurut laporan Car News China, pabrikan otomotif masih diberi waktu setahun untuk memenuhi pesanan yang sudah masuk sebelum aturan tersebut benar-benar diberlakukan. Sebagian besar produsen dikabarkan sudah menyadari rencana regulasi ini dan mulai melakukan penyesuaian desain.

Pembuka pintu model tarik awalnya dipuji karena desain futuristiknya, terutama pada kendaraan listrik modern. Selain mempercantik tampilan, teknologi ini juga diklaim mampu meningkatkan aerodinamika dan menghemat energi sekitar 0,6 kWh per 100 kilometer.

Baca Juga
Kejati Aceh Tahan Para Tersangka Kasus Korupsi BRA, CIC: Kami Dukung Penuh

Namun, di balik keunggulannya, muncul banyak keluhan. Mekanisme motor yang menopang fitur ini menambah bobot kendaraan sekitar 7–8 kilogram, serta rentan gagal berfungsi saat cuaca dingin. Dalam kondisi darurat seperti kecelakaan, sistem ini juga dianggap berisiko.

Data tabrakan menunjukkan sekitar 30 persen pembuka pintu jenis tarik gagal berfungsi setelah benturan samping. Biaya perbaikan pun tidak murah karena suku cadang dan sistem elektronik yang rumit.

Rencana pelarangan ini menjadi sinyal bahwa regulator lebih mengutamakan aspek keselamatan dibanding sekadar inovasi desain. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks