ORINEWS.id – Paus Leo menyampaikan seruan keras kepada komunitas global agar perang yang telah berlangsung hampir dua tahun di Gaza segera diakhiri. Dalam pidatonya pada Rabu, ia mendesak gencatan senjata permanen, pembebasan tawanan yang ditahan di Gaza, serta penyediaan bantuan kemanusiaan.
“Saya sekali lagi menyampaikan seruan keras … agar konflik di Tanah Suci, yang telah menyebabkan begitu banyak teror, kehancuran, dan kematian, segera diakhiri,” ujar Paus dalam audiensi mingguannya, mengutip Al Mayadeen, Rabu, 27 Agustus 2025.
“Saya mohon agar semua sandera dibebaskan, agar gencatan senjata permanen dicapai, agar bantuan kemanusiaan dapat difasilitasi dengan aman, dan agar hukum humaniter internasional dihormati sepenuhnya,” tambahnya.
Paus lebih lanjut menekankan bahwa hukum internasional mengamanatkan perlindungan warga sipil. Ia mengingatkan larangan atas hukuman kolektif, penggunaan kekuatan tanpa pandang bulu, serta pemindahan paksa penduduk mana pun.
Bukan Seruan Pertama
Pada doa Angelus di Castel Gandolfo, 20 Juli lalu, Paus Leo XIV mengecam keras perang di Gaza. Ia menyebut kebiadaban konflik itu dan menyerukan diakhirinya segera permusuhan, sambil memohon penyelesaian damai.
Paus juga secara pribadi menghubungi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, setelah eskalasi terbaru. Ia menyampaikan kesedihan mendalam atas serangan Israel terhadap Gereja Katolik Keluarga Kudus di Gaza. “Tindakan ini, sayangnya, menambah serangan militer yang sedang berlangsung terhadap penduduk sipil dan tempat-tempat ibadah di Gaza,” ujarnya. Paus menegaskan bahwa serangan itu hanya menambah jumlah korban jiwa, terutama di kalangan warga sipil dan tempat-tempat suci.
Pada 17 Juli lalu, Gereja Keluarga Kudus yang menampung sekitar 600 warga Palestina pengungsi—sebagian besar anak-anak dan individu berkebutuhan khusus—menjadi lokasi serangan mematikan Israel. Insiden itu menewaskan tiga orang dan melukai seorang pendeta.
“Sudah saatnya untuk menghentikan pembantaian ini,” tegas Paus Leo. []


































