TERBARU

NasionalNews

Dedi Sumardi Nurdin Wakili Aceh di P3N Angkatan ke-26 Lemhannas RI

ORINEWS.id – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi membuka Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-26 Tahun 2025, program strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan nasional untuk memperkokoh ketahanan negara.

P3N Angkatan 26 Sebanyak 90 peserta mengikuti P3N, terdiri dari 26 personel TNI, 14 Polri, 24 ASN, dan 26 Non-ASN dari berbagai lembaga dan organisasi. Upacara pembukaan serta pengukuhan Senat dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhannas RI Pagi tadi. Program Pemantapan Pimpinan Nasional ini akan berlangsung mulai 26 Agustus hingga 2 Desember 2025.

Salah satu peserta yang terpilih adalah Dedi Sumardi Nurdin, rekomendasi gubernur Aceh dari unsur tokoh masyarakat sekaligus pengusaha, aktivis sosial-politik Kehadiran pria yang akrab disapa Dedi Lamra ini menjadi representasi penting bagi Aceh dalam forum kepemimpinan strategis tingkat nasional.

Dedi saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT. Lamra Group Raya dan pendiri brand kopi modern dKupiAceh. Ia dikenal konsisten mendorong transformasi warung kopi tradisional Aceh menjadi pusat identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi UMKM.

Baca Juga
Dedi Sumardi Nurdin Tegas Tolak RUU Kesehatan, Ini Alasannya

Selain di dunia bisnis, Dedi juga aktif dalam kegiatan sosial-politik. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PMI Kota Banda Aceh, serta memiliki rekam jejak politik sebagai kandidat legislatif di DPRK Sabang (2014), DPRA (2019), dan DPD RI (2024). Kini, ia sedang menempuh pendidikan Doktor Manajemen & Bisnis di Malaysia.

Program P3N Lemhannas RI sendiri merupakan salah satu pendidikan strategis tertinggi di Indonesia. Peserta akan dibekali dengan wawasan kebangsaan, strategi ketahanan nasional, kepemimpinan lintas sektor, serta pemahaman geopolitik global.

Terpilihnya Dedi Sumardi Nurdin dalam P3N Angkatan ke-26 menegaskan kontribusi Aceh dalam memperkuat ketahanan nasional. Dengan latar belakang bisnis, sosial, dan politik, ia diharapkan dapat memperluas jejaring strategis serta memperkuat posisi masyarakat Aceh dalam forum nasional demi kemajuan daerah dan bangsa. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks