TERBARU

InternasionalNews

Presiden Kroasia Tolak Bertemu Menlu Israel Buntut Genosida Gaza

ORINEWS.id – Presiden Kroasia Zoran Milanovic menolak bertemu dengan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar dalam kunjungan resminya ke Zagreb. Penolakan itu ia sampaikan dengan alasan genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial pada Selasa, 8 September 2025, Milanovic mengecam keputusan Perdana Menteri Andrej Plenkovic, Menteri Luar Negeri Gordan Grlic Radman, dan Ketua Parlemen Gordan Jandrokovic yang tetap menjamu Saar di tengah kekejaman Israel.

“Mengapa Menteri Luar Negeri Israel diundang ke Zagreb, dan mengapa Ketua Parlemen Kroasia, Perdana Menteri Republik Kroasia, dan Menteri Luar Negeri Pemerintah Republik Kroasia bertemu dengannya?” tulis Milanovic.

Ia menilai kunjungan Saar tidak pantas dilakukan saat pemerintah dan militer Israel mengusir penduduk Kota Gaza serta mengumumkan serangan terhadap kota berpenduduk satu juta jiwa.

“Bertemu dengan seorang anggota pemerintahan yang sama sebenarnya mendukung kebijakan kekerasan, pembersihan etnis, dan kejahatan perang Israel,” ujarnya.

Baca Juga
Satu Jamaah Haji Aceh Asal Pidie Wafat di Makkah

Kritik Kebijakan Pemerintah

Milanovic menegaskan bahwa seharusnya Kroasia melanjutkan langkah menuju pengakuan negara Palestina sebagai upaya perdamaian jangka panjang. Namun, Zagreb justru memberi panggung kepada pejabat Israel yang dianggap mendukung perang.

Ia juga menyinggung pernyataan Saar yang membandingkan Perang Tanah Air Kroasia dengan agresi Israel di Gaza. Menurut Milanovic, hal itu “menyinggung Kroasia dan semua korban agresi di Kroasia karena Kroasia membela diri, tidak seperti Israel yang mengamuk dan membunuh puluhan ribu orang di Gaza.”

Milanovic juga mengkritik keputusan pemerintah yang menutup pusat kota Zagreb selama berjam-jam demi kunjungan Saar. “Bahkan ketika tamu yang lebih terhormat datang, hal seperti ini tidak pernah terjadi,” katanya.

Oposisi dan Protes Publik

Penolakan terhadap kunjungan Saar juga datang dari oposisi. Partai Mozemo! (Kita Bisa!) menilai pemerintah Plenkovic telah sejajar dengan kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Dengan tindakan hari ini, Andrej Plenkovic memberikan alibi untuk kelaparan yang disengaja terhadap warga sipil dan anak-anak di Gaza. Rakyat Kroasia tidak akan pernah mendukung tindakan seperti itu,” kata anggota parlemen Sandra Bencic.

Baca Juga
Viral Warung Madura Tetap Buka saat Banjir Nyaris Seatap, Netizen: Fix! Tutupnya Kiamat

Selain kritik politik, kunjungan Saar turut disambut aksi demonstrasi warga dan aktivis di Zagreb yang menentang perang di Gaza.

Konteks Internasional

Komentar Milanovic mencerminkan meningkatnya ketegangan politik di Eropa terkait agresi Israel di Jalur Gaza. Penolakannya dianggap sebagai sikap signifikan di Uni Eropa, kontras dengan sejumlah pemimpin Eropa lain yang masih memberi perlindungan diplomatik kepada Israel.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel meningkatkan serangan militer di Gaza. Menurut otoritas setempat, sedikitnya 64.500 warga Palestina tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sementara lebih dari 163 ribu lainnya terluka. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks