ORINEWS.id – Sebanyak sepuluh anggota Polri dilaporkan terluka saat mengamankan aksi demonstrasi berujung ricuh di Gedung DPR/MPR RI. Dari jumlah itu, seorang anggota disebut dalam kondisi kritis.
“Yang kritis satu orang ada,” ujar Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim, Jumat, 29 Agustus 2025.
Abdul Karim tidak merinci identitas maupun penyebab luka dari sepuluh anggota Korps Bhayangkara tersebut. Ia hanya memastikan seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
“Di RS Kramat Jati,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Karim juga menyinggung peristiwa kendaraan taktis (rantis) barracuda yang melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) saat kericuhan berlangsung. Ia memastikan anggota Brimob Polda Metro Jaya yang mengendarai kendaraan itu sudah diamankan.
“Tentunya saat ini pelaku sudah kita amankan yang saat ini sementara dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh gabungan,” ujarnya.
Menurut Abdul Karim, total ada tujuh anggota yang diamankan. Mereka berada dalam satu kendaraan rantis tersebut. Karena masih menjalani pemeriksaan intensif, ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut. []


































