ORINEWS.id – Brigade al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Palestina Hamas, merilis rekaman video pada hari Selasa yang menunjukkan sebagian dari penyergapan kompleks yang dilakukannya pada 7 Juli di Beit Hanoun, Gaza utara, sebagai bagian dari rangkaian operasi Batu David, mengutip Al Mayadeen, Rabu, 27 Agustus 2025.
Dalam sebuah pernyataan yang menyertai video tersebut, yang dibagikan di kanal Telegram kelompok tersebut, al-Qassam mengatakan: “Dalam rangkaian operasi Batu David, berikut adalah sebagian dari penyergapan kompleks yang menargetkan tentara musuh di area pertanian Beit Hanoun di Gaza utara pada 7 Juli 2025. Musuh mengumumkan bahwa lima tentara tewas dan lainnya terluka.”
Pada saat itu, media Israel menggambarkan penyergapan tersebut sebagai “sangat berbahaya” dan salah satu insiden paling rumit sejak 7 Oktober 2023.
Laporan Israel juga mencatat bahwa seorang perwira senior termasuk di antara mereka yang terluka, dengan penyergapan yang menargetkan Brigade Nahal, yang baru-baru ini mengambil alih tanggung jawab militer di Gaza utara.
Israel Akui Perwira Tewas
Militer Israel mengonfirmasi pada hari Sabtu bahwa seorang perwira tewas di Khan Younis selatan di Jalur Gaza, menurut laporan media Israel.
Ia diidentifikasi sebagai Letnan Ori Gerlic, 20 tahun, seorang komandan peleton di Batalyon Shimshon Brigade Kfir, dari Meitar.
Sementara itu, Perlawanan Palestina melanjutkan operasinya melawan pasukan Israel yang menginvasi di berbagai front, menimbulkan kerugian manusia dan material bagi militer Israel.
Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan dua tank Israel dengan alat peledak rakitan berdaya ledak tinggi (IED), di sebelah timur lokasi al-Rawda di lingkungan al-Zaytoun selatan Kota Gaza. Brigade tersebut melaporkan bahwa para pejuangnya melihat pasukan penyelamat tiba di lokasi kejadian.
Operasi Gabungan
Brigade Syuhada al-Aqsa merilis rekaman yang mendokumentasikan operasi gabungan dengan Brigade al-Nasser Salah al-Din, sayap militer Komite Perlawanan Rakyat. Dalam operasi itu, mereka menargetkan kerumunan tentara dan kendaraan militer Israel dengan mortir di sekitar Jalan Villas, utara Khan Younis.
Pada 22 Agustus, Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa mereka telah menembak mati seorang tentara Israel dengan senapan mesin saat ia keluar dari tank Merkava di sekitar Masjid Badr, selatan lingkungan al-Zaytoun di Kota Gaza.
Selain itu, Brigade al-Quds menyatakan bahwa mereka menembaki mesin militer Israel yang ditempatkan di dekat Aula al-Muhandis di daerah al-Satar al-Gharbi, utara Khan Younis, di Jalur Gaza selatan menggunakan mortir standar 60mm.
Sebelumnya, pada 21 Agustus, Brigade al-Quds merilis rekaman penyergapan terkoordinasi, yang dilakukan bersama dengan Brigade al-Qassam. Serangan itu menargetkan kendaraan lapis baja Israel dengan bahan peledak dan peluru anti-tank di sebelah timur lingkungan al-Shujaiya di Kota Gaza. []
































