ORINEWS.id – Sejumlah jet tempur milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh di wilayah Kuwait pada Senin, 2 Maret 2026. Hingga kini penyebab pasti insiden tersebut belum diumumkan secara resmi. Kejadian itu berlangsung di tengah pengeboman masif yang dilakukan Iran terhadap pangkalan militer AS di negara tersebut.
“Beberapa pesawat militer Amerika Serikat jatuh. Seluruh kru pesawat selamat,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Kuwait, seperti dikutip dari CNN.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah beredarnya video viral yang memperlihatkan sebuah pesawat tempur AS jatuh di kawasan permukiman. Dalam rekaman itu, pesawat terlihat menukik vertikal sambil berputar sebelum menghantam daratan dan meledak. Pilot dilaporkan berhasil menyelamatkan diri menggunakan kursi lontar.
Pesawat tempur itu disebut jatuh sekitar 10 kilometer dari Pangkalan Udara AS Ali Al Salem. Berdasarkan analisis CNN, pesawat yang jatuh diduga merupakan jet tempur model F-15E.
“Pihak berwenang terkait segera memulai operasi pencarian dan penyelamatan,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Kolonel Said Al Atwan, dalam pernyataan resmi.
“Para kru pesawat dievakuasi dari lokasi kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit untuk pengecekan kondisi dan diberikan perawatan medis yang diperlukan,” ujarnya menambahkan.
Al Atwan menyebutkan seluruh kru berada dalam kondisi stabil. Ia juga memastikan bahwa otoritas Kuwait berkoordinasi langsung dengan pihak AS terkait insiden tersebut.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pusat Komando AS maupun Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengenai jumlah pasti pesawat yang jatuh serta penyebab insiden tersebut. []










































































