InternasionalNews

Pentagon Klaim AS-Israel Kuasai Langit Iran, Serangan Tanpa Belas Kasihan

ORINEWS.id – Para pejabat di Amerika Serikat (AS) mengklaim keberhasilan dalam kampanye militer terhadap Iran. Washington bahkan menyatakan sedang dalam proses menghancurkan pemerintahan di Teheran “tanpa belas kasihan”.

Kepala Pentagon, Pete Hegseth, mengatakan militer Amerika Serikat telah melonggarkan aturan keterlibatan tempur dan beroperasi dengan pembatasan yang sangat minim. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Rabu di tengah meningkatnya jumlah korban dalam konflik tersebut, termasuk ratusan warga sipil yang dilaporkan tewas di Iran.

“Para pemimpin Iran melihat ke atas dan hanya melihat kekuatan udara AS dan Israel setiap menit setiap hari, sampai kami memutuskan semuanya berakhir, dan Iran tidak akan bisa melakukan apa pun untuk menghentikannya,” kata Hegseth.

Ia menambahkan bahwa jet tempur AS yang berada di atas wilayah Iran kini “mengendalikan langit dan memilih target”, serta membawa “kematian dan kehancuran dari udara sepanjang hari”.

“Ini tidak pernah dimaksudkan menjadi pertarungan yang adil, dan memang bukan pertarungan yang adil,” ujar Hegseth. “Kami memukul mereka saat mereka sudah terjatuh, dan memang seharusnya begitu.”

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan keras dari pemerintah Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menilai pernyataan pejabat Pentagon itu merupakan pengakuan atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Baca Juga
Indonesia Tunggu Instruksi Presiden Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

“Hanya mentalitas NAZI yang bisa dengan dingin menebarkan kematian dan kehancuran pada bangsa lain hanya untuk ‘memuaskan keinginan’ atasannya,” tulis Baghaei melalui akun X.

Di sisi lain, juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menggemakan pernyataan pejabat pertahanan AS tersebut. Ia menyatakan militer Amerika akan segera mencapai dominasi penuh di udara.

“Dalam beberapa jam ke depan, kami akan mencapai dominasi di langit, yang berarti militer Amerika Serikat akan menghujani Iran dengan rudal dan senjata untuk menyerang target-target tertentu yang telah diidentifikasi sebagai sasaran penting oleh Departemen Perang,” ujar Leavitt.

Pemerintah Iran melaporkan banyak serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap target sipil, termasuk sekolah dan rumah sakit di berbagai wilayah negara tersebut.

Baghaei merinci sejumlah insiden yang disebut sebagai serangan terhadap lokasi sipil, mulai dari bangunan tempat tinggal, pasar jalanan, hingga pusat layanan kesehatan.

Pada jam-jam awal kampanye militer AS dan Israel pada 28 Februari, sebuah serangan dilaporkan menghantam sekolah perempuan di kota selatan Minab dan menewaskan 165 orang.

Menanggapi insiden tersebut, Leavitt mengatakan Pentagon sedang melakukan penyelidikan.

“Saya menegaskan kembali bahwa Departemen Perang dan angkatan bersenjata Amerika Serikat tidak menargetkan warga sipil,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga
Geger! Pengantin Wanita Ditampar Ibu Mertua saat Sungkeman, Ternyata Tak Direstui!

Dalam pengarahan sebelumnya, Pentagon juga menampilkan peta yang menggambarkan serangan AS di Iran selama 100 jam pertama ofensif militer. Dalam peta tersebut terlihat dua serangan terjadi di atau dekat Minab.

Amerika Serikat dan Israel juga dilaporkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya. Selain itu, serangan juga diarahkan pada kapal-kapal dan instalasi militer Iran.

Meski demikian, konflik yang berkembang menjadi perang regional tersebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Iran juga dituduh meluncurkan rudal dan drone ke berbagai target di kawasan Teluk, termasuk instalasi energi, hotel, dan bandara.

Walaupun ribuan serangan udara dilancarkan oleh AS dan Israel, struktur pemerintahan Iran dilaporkan masih bertahan dan belum terlihat adanya tantangan internal terhadap sistem Republik Islam.

Di tengah meningkatnya penderitaan, kehancuran, serta gelombang pengungsian di kawasan Timur Tengah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru memuji jalannya operasi militer tersebut.

“Dan kami melakukannya dengan sangat baik di garis depan perang—untuk menyebutnya secara sederhana,” kata Trump. “Seseorang bertanya: ‘Dalam skala 10, berapa nilainya?’ Saya jawab sekitar 15.” []

Harian Aceh Indonesia
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
TanggalImsakSubuhDzuhurAsharMaghribIsya
Memuat data resmi...

Komentari!

Artikel Terkait

Enable Notifications OK No thanks