ORINEWS.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan impor 105 ribu unit mobil pikap asal India ke RI ditunda sampai Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air. Kendati demikian, ia menyebut impor mobil tersebut bukan kewenangan pihaknya.
“Kan kemarin sudah diputuskan, itu bukan wewenangnya Kementerian Koperasi. Jadi itu sudah diputuskan ditunda, sampai menunggu Pak Presiden datang,” ujar Menkop Ferry setelah menjadi pembicara di Sarasehan 99 Ekonomi Syariah Indonesia, Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
Ia menyebut kebijakan impor 105 ribu unit mobil pikap asal India untuk Koperasi Merah Putih itu menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto. “Tunggu Bapak Presiden,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons rencana impor mobil pikap dari India untuk kegiatan operasional Koperasi Merah Putih yang menjadi sorotan. Dasco meminta pemerintah menunda dulu rencana tersebut.
“Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri,” kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2).
Dasco berharap Presiden Prabowo akan membahas detail rencana tersebut selepas kunjungan kerjanya di luar negeri. Dasco menyatakan sudah meminta pemerintah menunda rencana impor itu.
“Tentunya Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut. Dan tentunya juga Presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri,” ujar Dasco.
“Nah, sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu,” imbuh Ketua Harian DPP Gerindra itu menegaskan. []









































































