ORINEWS.id – Nokia resmi menandai kembalinya ke persaingan smartphone kelas atas melalui peluncuran Nokia E7 Max Pro 2026 5G. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi juga membawa inovasi pada sektor yang paling krusial bagi pengguna, yakni daya tahan baterai dan kualitas fotografi.
Ponsel ini hadir dengan kamera utama 200 megapiksel yang dipadukan lensa ultra-wide, macro, dan depth. Layarnya menggunakan panel Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz, sementara performanya ditopang chipset octa-core yang sudah mendukung jaringan 5G.
Untuk memori, Nokia menyediakan opsi hingga 16GB RAM dengan penyimpanan internal 256GB sampai 512GB. Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, serta port USB-C.


Nokia memilih desain yang sedikit lebih tebal dibanding tren ponsel ultra-tipis saat ini. Langkah tersebut diambil untuk mengakomodasi baterai berkapasitas 7.850mAh, yang diklaim memiliki rasio kapasitas terhadap bobot terbaik di kelasnya pada 2026.
Resolusi kamera 200MP pada perangkat ini juga bukan sekadar strategi pemasaran. Sensor tersebut memanfaatkan teknologi pixel binning terbaru yang mampu menggabungkan 16 piksel menjadi satu piksel besar. Teknologi ini memungkinkan penyerapan cahaya lebih baik saat pemotretan malam hari, sehingga menghasilkan foto minim noise dengan detail tetap tajam saat diperbesar.
Dari sisi daya tahan, Nokia menyebut baterai 7.850mAh mampu memutar video streaming kualitas 4K hingga 28 jam nonstop berdasarkan pengujian internal. Dukungan fast charging 65W juga memungkinkan pengisian dari 0 persen ke 50 persen dalam waktu sekitar 35 menit.
Kehadiran Nokia E7 Max Pro 2026 5G disebut menjadi perpaduan antara ketangguhan khas Nokia dan kebutuhan teknologi masa kini. Ponsel ini menyasar pengguna yang mengutamakan fungsi, terutama daya tahan baterai dan kemampuan kamera, di tengah semakin luasnya jaringan 5G di Indonesia. []






































































