TERBARU

NasionalNews

Indonesia Perkuat Kerja Sama Multilateral Pendidikan dengan Inggris di ThinkTNE Forum 2026

ORINEWS.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus melangkah untuk mewujudkan kerja sama strategis dalam pendidikan transnasional untuk mewujudkan talenta unggul nasional.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam ThinkTNE Forum yang diselenggarakan oleh British Council di Universitas Prasetiya Mulya, Rabu (4/2/2026).

“Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengembangan SDM unggul sebagai bagian dari visi Asta Cita. Ini bisa didorong dari kualitas perguruan tinggi kita. Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pendidikan, antara lain melalui pendidikan transnasional bersifat multilateral,” tegas Menteri Brian.

Mendiktisaintek juga menekankan bahwa pendidikan transnasional terus menjadi pembahasan setiap dilaksanakannya pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Inggris. Salah satu tonggak pencapaiannya adalah pertemuan antara Presiden RI dengan Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer.

ThinkTNE Forum 2026 digadang sebagai ruang berdialog terkait pendidikan transnasional terbesar di Asia Timur dan Asia Tenggara. Puluhan perguruan tinggi di Asia yang bekerja sama dengan Inggris berdiskusi terkait kolaborasi strategis, saling berbagi pengalaman, dan membentuk masa depan pendidikan transnasional dunia bersama.

“Sistem pendidikan transnasional semakin berkembang. Hal ini memberikan ruang bagi masyarakat dunia untuk saling membagikan budaya dan pengalaman mereka. Universitas-universitas yang telah melaksanakan sistem ini menunjukkan potensi yang ada, jika pemerintah memprioritaskan pendidikan transnasional,” jelas United Kingdom (UK) Government International Education Champion, Sir Steve Smith.

Baca Juga
Ada Pria Bawa Benda Diduga Senpi di Tengah Aksi Tolak RUU TNI di Gedung DPR, Polisi?

Tahun ini, ThinkTNE Forum mengangkat tema kerja sama multilateral, menyoroti pergeseran model kolaborasi dari yang bersifat bilateral ke arah multilateral. Hal ini juga ditekankan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie yang turut menghadiri kegiatan sebagai keynote speaker.

“Kita harus bisa melampaui kerja sama yang hanya menandatangani MoU tanpa memberikan solusi melalui program-program yang berdampak. Mulai berpikir secara terukur, bagaimana berjejaring secara multilateral dapat memberi dampak pada ribuan mahasiswa. Kita mengundang perguruan tinggi negeri maupun swasta agar diskusi ini dapat dilihat dari berbagai perspektif,” kata Wamen Stella.

Implementasi Pendidikan Transnasional

Lebih lanjut, Country Director British Council untuk Indonesia dan Asia Tenggara, Summer Xia menekankan komitmen lembaga tersebut untuk terus memperkuat kemitraan Inggris-Indonesia, dan memajukan pendidikan serta pertukaran budaya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan global dan mendorong inovasi lokal.

“Pendidikan semakin mendunia di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur, seperti Indonesia dan Vietnam yang telah mengambil langkah awal yang berani dalam mengembangkan model pendidikan transnasional,” kata Summer Xia.

Baca Juga
Kisruh Kemdiktisaintek, Ustaz Hilmi: Kalau di Luar Negeri Menteri Harus Mundur

Summer Xia menegaskan bahwa forum ini merupakan ruang strategis untuk mempertemukan gagasan, ambisi, dan aksi nyata. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk berpikir lebih besar, berkolaborasi lebih dalam, dan bergerak lebih cepat. Hal yang dinilai dibutuhkan untuk bersama-sama membentuk masa depan pendidikan adalah keberanian untuk mengambil langkah baru.

Sebelumnya dalam pertemuan terbatas, Mendiktisaintek menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama pendidikan transnasional antara Universitas Padjajaran (Unpad) dan University of Dundee. Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan double degree, salah satunya dalam bidang life sciences seperti kedokteran. Hal ini dinilai sebagai contoh konkret komitmen Indonesia dalam melaksanakan pendidikan transnasional, sambil tetap mengutamakan prioritas pemerintah yakni pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Saya senang melihat penandatanganan nota kesepahaman antara Unpad dan University of Dundee untuk penyelenggaraan joint programs. Bersama program internasional lain yang meningkat signifikan, kami berharap kolaborasi akan terus terjadi dan akan memperkuat perguruan tinggi dan riset Indonesia,” ujar Menteri Brian.

Melalui penguatan pendidikan transnasional yang inklusif dan berdampak, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi multilateral yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan riset nasional.

Kemitraan strategis Indonesia–Inggris yang dibangun secara setara dan berkelanjutan, diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing secara global sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks