ORINEWS.id – Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pembangunan Perumahan Meutuah Residen tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi personel Polri, tetapi juga dirancang sejalan dengan prinsip maqashid syariah, khususnya dalam menjaga jiwa, keturunan, dan kehormatan keluarga, sebagaimana nilai-nilai yang dijunjung dalam ajaran Islam dan kehidupan masyarakat Aceh.
Ia menyampaikan, penyediaan tempat tinggal yang layak merupakan bagian dari tanggung jawab moral institusi dalam membangun kesejahteraan keluarga besar Polri. Menurutnya, pembangunan perumahan tidak semata berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga mengandung nilai ibadah serta upaya menciptakan kehidupan yang lebih bermartabat bagi penghuninya.
“Pembangunan perumahan ini tidak hanya sebagai pembangunan fisik semata, tetapi juga mengandung nilai ibadah serta tanggung jawab moral untuk menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat bagi keluarga besar Polri. Ini juga bagian dari upaya menjaga maqashid syariah,” kata Marzuki dalam sambutannya pada peletakan batu pertama pembangunan Perumahan Meutuah Residen di Desa Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu, 11 Januari 2026.
Ia juga menyinggung kekhasan Aceh sebagai Serambi Mekkah yang memiliki nilai-nilai luhur berlandaskan ajaran Islam dan adat istiadat yang kuat. Nilai tersebut, menurutnya, tercermin dalam falsafah hidup masyarakat Aceh, “Adat bak Po Teumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala”, yang bermakna adat dan hukum berjalan seiring, selaras, serta saling menguatkan.
“Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat tercermin dalam pembangunan perumahan Polda Aceh, yakni menjadi hunian yang harmonis, menjunjung tinggi kebersamaan, serta mampu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat sekitar. Dengan lingkungan yang baik dan kondusif, insyaallah akan tumbuh keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ujarnya.
Marzuki meyakini, personel Polri yang hidup dalam suasana keluarga yang tenang, aman, dan sejahtera akan lebih mampu melaksanakan tugas pengabdian secara profesional, berintegritas, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.
Pada kesempatan tersebut, ia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan Meutuah Residen, mulai dari pemerintah daerah, pengembang, mitra kerja, hingga masyarakat. Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
“Bismillahirrahmanirrahim, secara resmi kita mulai pembangunan perumahan Polda Aceh melalui peletakan batu pertama. Semoga kawasan ini kelak menjadi hunian yang membawa ketenteraman, keberkahan, serta manfaat bagi keluarga besar Polda Aceh dan masyarakat sekitar,” tutupnya. []

























