TERBARU

Gaya HidupSehat

Influenza A Merebak, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

ORINEWS.id – Kasus influenza di Indonesia dilaporkan meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan pola musiman yang tercatat selama beberapa tahun terakhir, lonjakan kasus umumnya terjadi sejak awal September hingga awal tahun berikutnya.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan influenza dengan menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis disarankan segera mendapatkan vaksinasi influenza untuk mencegah risiko penularan dan gejala berat.

Influenza tipe A merupakan salah satu jenis virus influenza yang paling sering memicu wabah flu musiman, bahkan pandemi. Virus ini dikenal mampu bermutasi dengan cepat dan menghasilkan strain baru yang berpotensi menular luas. Kondisi tersebut membuat kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis berisiko mengalami gejala lebih berat dibandingkan flu biasa.

Apa Itu Influenza Tipe A?

Influenza tipe A adalah virus yang menyerang sistem pernapasan, termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Virus ini dapat menginfeksi manusia maupun hewan, seperti burung dan babi.

Influenza tipe A dibedakan berdasarkan dua protein di permukaannya, yaitu hemagglutinin (H) dan neuraminidase (N). Kombinasi kedua protein ini menghasilkan berbagai subtipe, seperti H1N1 (flu babi) dan H3N2.

Penyebab dan Penularan

Influenza tipe A disebabkan oleh virus yang sangat menular. Penularannya dapat terjadi melalui beberapa cara berikut:

  1. Udara: Ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, virus dapat menyebar melalui droplet (tetesan kecil) di udara.

  2. Kontak langsung: Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata tanpa mencuci tangan.

  3. Kontak dengan hewan: Beberapa subtipe influenza tipe A dapat menular dari hewan ke manusia, terutama pada mereka yang sering berinteraksi dengan unggas atau babi.

Baca Juga
Pj Gubernur Safrizal Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pidie Jaya

Gejala Influenza Tipe A

Gejala influenza tipe A mirip dengan flu biasa, tetapi biasanya lebih parah dan muncul secara tiba-tiba. Gejala umum meliputi:

  • Demam tinggi (bisa mencapai 38°C atau lebih)

  • Batuk kering

  • Sakit tenggorokan

  • Hidung tersumbat atau pilek

  • Nyeri otot dan sendi

  • Sakit kepala

  • Kelelahan ekstrem

  • Mual, muntah, atau diare (lebih sering terjadi pada anak-anak)

Gejala ini biasanya berlangsung selama 7–10 hari, namun rasa lelah dapat bertahan lebih lama.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Pada sebagian orang, terutama kelompok berisiko tinggi, influenza tipe A dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:

  • Pneumonia (infeksi paru-paru)

  • Bronkitis

  • Sinusitis

  • Gagal napas

  • Perburukan kondisi medis kronis, seperti asma atau penyakit jantung

Kelompok berisiko tinggi meliputi anak kecil, lansia di atas 65 tahun, wanita hamil, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah atau penyakit kronis.

Cara Mencegah Influenza Tipe A

Pencegahan adalah kunci untuk menghindari infeksi influenza tipe A. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Vaksinasi flu: Vaksin flu tahunan adalah cara terbaik untuk mencegah infeksi. Vaksin ini dirancang melindungi dari strain virus yang paling umum beredar.

  2. Cuci tangan secara rutin: Gunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik, terutama setelah batuk, bersin, atau menyentuh permukaan umum.

  3. Hindari kontak dengan orang sakit: Jaga jarak dari individu yang menunjukkan gejala flu.

  4. Gunakan masker: Masker dapat mengurangi risiko penularan, terutama di tempat ramai atau selama masa wabah.

  5. Tingkatkan imunitas: Konsumsi makanan bergizi, tidur cukup, dan olahraga teratur untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

  6. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin: Gunakan tisu atau siku bagian dalam untuk mencegah penyebaran droplet.

Baca Juga
Waspada! Kasus Influenza A Meningkat di Banda Aceh

Pengobatan Influenza Tipe A

Jika terinfeksi, beberapa langkah berikut dapat membantu proses pemulihan:

  • Istirahat cukup: Tubuh memerlukan energi untuk melawan virus.

  • Minum banyak cairan: Hindari dehidrasi dengan memperbanyak asupan air putih, jus, atau sup hangat.

  • Obat antivirus: Dokter dapat meresepkan obat seperti oseltamivir (Tamiflu) untuk mengurangi keparahan gejala dan mempercepat pemulihan.

  • Obat pereda gejala: Parasetamol atau ibuprofen dapat digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.

Kesimpulan

Influenza tipe A adalah penyakit menular yang dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, tergantung pada kondisi kesehatan individu. Meski virus ini mudah bermutasi dan berpotensi menyebabkan wabah, langkah pencegahan seperti vaksinasi, menjaga kebersihan, dan meningkatkan daya tahan tubuh dapat mengurangi risiko infeksi.

Jika mengalami gejala flu yang berat atau termasuk dalam kelompok berisiko tinggi, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jaga kesehatan dan tetap waspada terhadap ancaman influenza tipe A. [source: rsonkologisolo.co.id]

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks