ORINEWS.id – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan bertajuk One Day Service Tim Bantuan Medis (ODS TBM) Tahun 2025 di Puskesmas Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, Farhan AP, yang hadir mewakili Bupati H. Muharram Idris.
Seremoni pembukaan berlangsung di Aula Kantor Camat Lhoknga dan ditandai dengan pemukulan rapai bersama, Minggu, 26 Oktober 2025. Dalam arahannya, Farhan AP menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas terselenggaranya kegiatan baksos tersebut.
Begitupun, Farhan berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun dengan menjangkau kawasan lain di Aceh Besar yang masih terpencil, tertinggal, dan terluar.
“Aceh Besar sangat luas, dari 23 kecamatan yang ada di Aceh Besar, masih ada kawasan yang terpencil, tertinggal dan terluar, masyarakatnya sangat terbatas akses kesehatan pelayanan kesehatan, oleh karena itu mereka sangat membutuhkan perhatian kita semua. Saya akui kegiatan baksos One Day One Service ini sangat membantu kami dari Pemerintah Aceh Besar,” tuturnya.
Farhan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya, karena pemeriksaan kesehatan dan pengobatan turut melibatkan para dokter spesialis dari Universitas Syiah Kuala. Ia menambahkan, semangat tenaga kesehatan di Lhoknga perlu terus dijaga meski sarana dan alat kesehatan masih terbatas.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lhoknga, Elisa, SKM, memaparkan kondisi layanan kesehatan di wilayahnya yang masih menghadapi sejumlah keterbatasan tenaga medis dan fasilitas. Ia menyambut baik pelaksanaan baksos kesehatan oleh mahasiswa USK karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik gelar baksos ini, karena dapat memberikan pelayanan bagi masyarakat yang ditangani langsung oleh para dokter ahli (spesialis) yang tidak dimiliki oleh Puskesmas. Selama ini Puskesmas kita memang banyak keterbatasan, namun semangat mewujudkan perubahan di Aceh Besar pada sektor kesehatan, tetap menjadi prioritas. Oleh karena itu, Puskesmas Lhoknga masih sangat membutuhkan perhatian lebih Pemkab Aceh Besar,” tutur Elisa.
Kepala Program Studi Orthopedi Fakultas Kedokteran USK, Prof. Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT(K), Spine, menjelaskan bahwa kegiatan ODS TBM merupakan agenda tahunan mahasiswa kedokteran USK. Kegiatan ini melibatkan dokter muda serta dokter spesialis dari berbagai bidang ilmu kedokteran.
Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Besar atas dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini menjadi tempat bagi adik-adik menambah pengalaman dan mempraktikkan ilmunya serta melihat langsung kondisi kesehatan masyarakat sehingga menambah ilmu yang sudah didapatkan di kampus,” ujarnya.
Ketua Panitia ODS TBM Mahasiswa Kedokteran USK, Sultan Alail Nur Hakiki, melaporkan bahwa kegiatan bakti sosial kali ini meliputi berbagai layanan kesehatan seperti sunat massal, pemeriksaan mata, paru, cek gula darah, serta konsultasi dengan dokter spesialis neurologi, ortopedi, penyakit dalam, mata, urologi, dan paru.
Dari laporan panitia, tercatat sebanyak 30 anak mengikuti sunat massal, sementara total pasien yang dilayani mencapai 135 orang. Selain pemeriksaan, juga digelar penyuluhan tentang penanganan luka bakar. []


































