ORINEWS.id – Jude Bellingham kembali menjadi bintang kemenangan Real Madrid dalam laga El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu malam waktu setempat. Gelandang asal Inggris itu mencetak satu gol dan satu assist saat Madrid menaklukkan Barcelona 2-1 dalam duel panas La Liga.
Gol pembuka Madrid lahir di menit ke-22 ketika Bellingham melepaskan umpan terobosan tajam kepada Kylian Mbappe yang berhasil menaklukkan kiper Wojciech Szczesny. Barcelona sempat menyamakan kedudukan lewat Fermin Lopez pada menit ke-38 setelah menerima umpan dari Marcus Rashford dalam skema serangan balik cepat.
Namun, Bellingham kembali membawa Los Blancos unggul lewat golnya di menit ke-43. Ia memanfaatkan bola liar di depan gawang tanpa kawalan, membuat Bernabeu bergemuruh.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak awal. Real Madrid bahkan sempat mendapatkan penalti di menit-menit pertama setelah Vinicius Jr. terjatuh di kotak penalti, tetapi VAR membatalkan keputusan itu karena dianggap Vinicius lebih dulu menendang kaki Lamine Yamal.
Laga diwarnai sejumlah kontroversi lain, termasuk gol Mbappe yang dianulir karena offside dan penalti untuk Madrid setelah bola mengenai tangan Eric Garcia. Namun, Szczesny tampil gemilang dengan menepis tendangan penalti Mbappe di menit ke-52.
Di babak kedua, Madrid sempat mencetak gol tambahan melalui Bellingham dan Brahim Diaz, tetapi kembali dianulir karena offside. Barcelona kesulitan membongkar pertahanan Madrid yang solid, sementara ketegangan meningkat menjelang akhir pertandingan. Pedri diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Aurelien Tchouameni di masa injury time.
Real Madrid Kembali di Jalur Kemenangan
Bellingham, yang sebelumnya absen panjang karena operasi bahu, menjawab keraguan dengan performa luar biasa. Dalam enam laga terakhir tanpa kontribusi gol maupun assist, performanya sempat dipertanyakan. Namun, di bawah asuhan Xabi Alonso, ia tampil seperti musim debutnya di Bernabeu.
Umpan cerdasnya untuk Mbappe menjadi ciri khas permainan Bellingham—menguasai bola dalam tekanan, berputar menjauh dari lawan, lalu mengirim umpan presisi ke depan. Alonso juga menyederhanakan perannya di lini tengah, membuat pemain berusia 22 tahun itu lebih efektif dalam menyerang.
Satu-satunya catatan minor Madrid adalah reaksi Vinicius Jr. yang tampak kesal setelah ditarik keluar pada menit ke-72. Pemain asal Brasil itu langsung menuju ruang ganti tanpa menyapa Alonso.
Dengan hasil ini, Real Madrid kini unggul lima poin di puncak klasemen sementara La Liga, menjauh dari Barcelona yang masih kesulitan menemukan konsistensi.
Barcelona Krisis Kepercayaan dan Lini Belakang Rawan
Barcelona kembali menunjukkan kelemahan yang sama seperti pekan-pekan sebelumnya. Lini pertahanan tinggi mereka berulang kali ditembus oleh pergerakan cepat Mbappe dan Vinicius. Reaksi yang lambat dan miskomunikasi membuat jebakan offside sering gagal.
Kiper Szczesny tampil sebagai penyelamat dengan beberapa penyelamatan krusial, tetapi ia tak mampu memulai serangan seperti Marc-André ter Stegen. Absennya sejumlah pemain penting seperti Gavi, Raphinha, dan Lewandowski juga memperburuk daya serang Blaugrana.
Pelatih Hansi Flick, yang menyaksikan dari tribun karena skorsing, tampak frustrasi melihat timnya kehilangan arah. Jika cedera belum mereda, Barcelona terancam tertinggal terlalu jauh dari Real Madrid di papan klasemen. []


































