ORINEWS.id – iPhone 17 Series mencatatkan awal penjualan yang kuat di China dan Amerika Serikat (AS). Dalam sepuluh hari pertama, penjualannya tumbuh 14 persen dibandingkan dengan iPhone 16 Series di periode yang sama.
Dari empat varian yang dirilis, model dasar iPhone 17 menjadi primadona, terutama di pasar China. Konsumen merespons positif sejumlah pembaruan yang ditawarkan perangkat ini.
“Model dasar iPhone 17 sangat menarik bagi konsumen, menawarkan nilai yang sangat baik untuk uang yang dikeluarkan,” kata Analis Senior Counterpoint, Mengmeng Zhang, dalam keterangannya, seperti dilansir cnnindonesia, Jumat (24/10/2025).
Menurut Zhang, kombinasi peningkatan fitur dan harga yang tetap membuat perangkat ini semakin kompetitif. “Prosesor yang lebih baik, layar yang ditingkatkan, penyimpanan dasar yang lebih besar, dan peningkatan kamera selfie — semua itu dengan harga yang sama dengan iPhone 16 tahun lalu. Membeli perangkat ini adalah pilihan yang jelas, terutama jika ditambah dengan diskon saluran dan kupon,” ujarnya.
Zhang menambahkan, secara sederhana, iPhone 17 memberikan nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan pengguna.
Di Amerika Serikat, iPhone 17 Pro Max mencatat lonjakan permintaan tertinggi. Tiga operator besar di negara itu meningkatkan subsidi maksimum hingga 10 persen atau sekitar US$100, yang menunjukkan pergeseran strategi menuju segmen pelanggan ultra-premium.
Analis Senior Counterpoint lainnya, Maurice Klaehne, mengatakan operator berupaya mengonversi subsidi perangkat menjadi pendapatan layanan bulanan jangka panjang. “Penekanan pada penawaran Pro Max telah membuat perangkat Apple ultra-premium lebih terjangkau bagi pelanggan, memperkuat tren premiumisasi dan memperkuat ikatan pelanggan bernilai tinggi dengan ekosistem Apple,” katanya.
Sementara itu, iPhone Air yang hanya mendukung eSIM juga menunjukkan performa positif, sedikit lebih baik dibandingkan iPhone 16 Plus. Di China, perangkat ini bahkan sangat diminati meski sempat tertunda peluncurannya akibat masalah kompatibilitas eSIM.
“Ini merupakan tonggak penting bagi Apple dan secara lebih luas bagi eSIM,” ujar Analis Senior Counterpoint, Ivan Lam.
Namun, Lam menilai masa pra-pemesanan yang lebih singkat dan harga tinggi membuat iPhone Air kemungkinan masih menjadi produk niche di awal penjualannya. “Harga yang tinggi dibandingkan model dasar iPhone 17 yang sudah memiliki spesifikasi tinggi dan fitur lengkap berarti iPhone Air kemungkinan akan tetap menjadi produk niche pada awalnya,” tuturnya. []


































