TERBARU

Gaya HidupSehat

Mengapa Perempuan Lebih Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental? Ini Kata WHO

ORINEWS.id – Tahukah Bunda? Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menunjukkan data terbaru bahwa lebih dari 1 miliar orang hidup dengan gangguan kesehatan mental.

Kondisi kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi sangat umum dialami seseorang dari semua negara. Ini memengaruhi orang-orang dari segala usia dan tingkat pendapatan

Dilansir dari laman resmi WHO, laporan World Mental Health Today menunjukkan bahwa meskipun prevalensi gangguan kesehatan mental dapat bervariasi berdasarkan jenis kelamin, perempuan secara keseluruhan terdampak secara tidak proporsional.

Penyebab perempuan rentan alami masalah kesehatan mental

Dilansir dari laman Mental Health Foundation, masalah kesehatan mental memengaruhi laki-laki dan perempuan, tetapi tidak dalam skala yang sama.

Di Inggris, satu dari lima orang dewasa memiliki kondisi kesehatan mental yang umum, sekitar 24 persen perempuan dan 15 persen laki-laki.

Dalam laporan pada National Library of Medicine, dijelaskan bahwa pemicu depresi atau masalah kesehatan mental tampaknya berbeda, dengan perempuan lebih sering menunjukkan gejala internalisasi. Sementara laki-laki menunjukkan gejala eksternalisasi.

Misalnya, dalam sebuah studi kembar dizigotik, perempuan menunjukkan bahwa lebih banyak kepekaan terhadap hubungan interpersonal, sedangkan laki-laki lebih banyak kepekaan terhadap faktor eksternal yang berkaitan dengan karier dan tujuan.

Baca Juga
Cleaning Hacks for Shared Bedrooms: Tips for Co-Living Success

Perempuan juga mengalami bentuk-bentuk spesifik penyakit yang berhubungan dengan depresi, termasuk gangguan disforik pramenstruasi, depresi pascapersalinan, serta depresi dan kecemasan pascamenopause, yang berkaitan dengan perubahan hormon ovarium dan dapat berkontribusi pada peningkatan prevalensi pada perempuan.

Namun, mekanisme yang mendasarinya masih belum jelas. Oleh karena itu, pengobatan khusus untuk perempuan belum dikembangkan.

Statistik kesehatan mental perempuan dan anak perempuan

Berikut beberapa hal tentang kesehatan mental perempuan dan anak perempuan:

  • Perempuan tiga kali lebih mungkin mengalami masalah kesehatan mental umum dibandingkan laki-laki. Pada 1993, perempuan dua kali lebih mungkin mengalami gangguan mental.
  • Angka menyakiti diri sendiri di kalangan perempuan muda meningkat tiga kali lipat sejak tahun 1993.
  • Perempuan memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar mengalami gangguan makan dibandingkan laki-laki.
  • Perempuan muda tiga kali lebih mungkin mengalami gangguan stres pascatrauma dibandingkan dengan laki-laki muda.
  • Perempuan muda mungkin mengalami kondisi yang berhubungan dengan kecemasan dibandingkan kelompok lain.

Rencana aksi kesehatan mental dari WHO

Meskipun ada beberapa perkembangan yang menggembirakan, data terbaru menunjukkan bahwa negara-negara masih jauh dari jalur yang tepat untuk mencapai target yang ditetapkan dalam Rencana Aksi Kesehatan Mental Komprehensif WHO.

Baca Juga
Lebih dari 700 WNI Tetap Bertahan di Kawasan Konflik Iran, Lebanon dan Israel-Palestina

WHO mengimbau pemerintah dan mitra global untuk segera mengintensifikan upaya transformasi sistemik kesehatan mental di seluruh dunia. Hal ini meliputi:

  • Pembiayaan yang adil untuk layanan kesehatan mental
  • Reformasi hukum dan kebijakan untuk menegakkan hak asasi manusia
  • Investasi berkelanjutan pada tenaga kesehatan mental
  • Perluasan perawatan berbasis komunitas dan berpusat pada pasien

Cara menjaga kesehatan mental

Dilansir dari laman NHS, berikut beberapa langkah yang dapat Bunda lakukan untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan:

  1. Terhubung dengan orang lain
    Memiliki hubungan yang baik dengan orang lain dapat membantu Bunda membangun rasa memiliki dan harga diri. Memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman positif, dan memberikan dukungan emosional.
  2. Aktif secara fisik
    Aktif bergerak tidak hanya baik untuk kesehatan fisik dan kebugaran, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mental, membantu Bunda menetapkan tujuan, dan mengubah suasana hati secara positif.
  3. Mempelajari keterampilan baru
    Penelitian menunjukkan bahwa mempelajari keterampilan baru dapat meningkatkan kesejahteraan mental dengan meningkatkan kepercayaan diri.
  4. Berlatih mindfulness
    Mindfulness dapat membantu Bunda lebih menikmati hidup dan memahami diri sendiri dengan lebih baik.
  5. Memberi kebaikan
    Penelitian menunjukkan bahwa tindakan memberi kebaikan dapat meningkatkan kesejahteraan dengan menciptakan perasaan positif dan penghargaan terhadap diri sendiri. [source:haibunda.com]

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks