TERBARU

InternasionalNews

PBB Sahkan Deklarasi New York, 142 Negara Dukung Palestina, AS Menolak

ORINEWS.id – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat, 12 September 2025, menyetujui rancangan resolusi yang mendukung Deklarasi New York mengenai implementasi solusi dua negara dan pendirian Negara Palestina merdeka. Resolusi tersebut mendapat dukungan mayoritas dengan 142 suara setuju, 10 menolak, dan 12 abstain.

Deklarasi yang digagas Prancis dan Arab Saudi itu menyerukan masyarakat internasional untuk memperkuat upaya menuju terbentuknya negara Palestina yang hidup berdampingan dengan Israel. Sebanyak 142 negara mendukung, 10 menolak, dan 12 negara memilih abstain.

Amerika Serikat menjadi salah satu dari sedikit negara yang menentang resolusi tersebut. Misi AS untuk PBB menyebut pemungutan suara itu sebagai “aksi publisitas yang salah arah dan tidak tepat waktu” serta dianggap merusak upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik.

Washington juga menuding deklarasi itu sebagai “hadiah” bagi Hamas. Menurut mereka, resolusi lebih didorong kepentingan politik domestik ketimbang kebijakan luar negeri.

Baca Juga
MPU Aceh Ajak Warga Aceh Tetap Melakukan Donor Darah di Bulan Puasa
DONASI TAHAP KEDUA

Kebijakan Trump terhadap Palestina

Sikap AS ini sejalan dengan kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang selama ini menolak pengakuan internasional atas Palestina. Washington kerap menggambarkan dukungan terhadap Palestina sebagai bentuk “penghargaan bagi Hamas”.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahkan menilai pengakuan Eropa terhadap Palestina “tidak relevan”. Ia menegaskan bahwa negara Palestina tidak mungkin berdiri tanpa persetujuan Israel. Rubio berpendapat langkah itu justru memperkuat Hamas dan menghambat negosiasi gencatan senjata.

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Pada awal Agustus lalu, Washington juga menolak visa anggota Otoritas Palestina dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Mereka dituding mendukung terorisme dan mendorong pengakuan sepihak lewat lembaga internasional seperti Mahkamah Pidana Internasional. Imbasnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas bersama sekitar 80 delegasi dilarang hadir di Majelis Umum PBB.

Momentum Internasional

Kendati ditentang AS, dukungan internasional bagi Palestina terus menguat. Hingga kini, 147 negara secara resmi mengakui Palestina, termasuk dukungan baru dari Irlandia, Spanyol, Norwegia, dan Armenia pada 2024–2025.

Baca Juga
Trump Ingin Kerahkan Pasukan Swasta AS ke Ukraina, Eropa Jadi Penjamin

Namun, AS tetap menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan keanggotaan penuh Palestina di PBB. Washington kembali menegaskan keberpihakannya kepada Israel dan menolak langkah sepihak menuju kedaulatan Palestina. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks