TERBARU

Hukum

Nama Budi Arie Disorot Usai Wamenaker Noel Ditangkap KPK

ORINEWS.id – Penangkapan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau Noel, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyeret perhatian publik pada sosok Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi.

Keduanya memiliki latar belakang politik yang mirip. Noel adalah Ketua Umum Jokowi Mania, kelompok relawan yang kemudian bertransformasi menjadi Prabowo Mania pada Pemilu 2024. Sementara Budi Arie merupakan Ketua Umum Projo (Pro Jokowi) yang juga mengalihkan dukungan ke Prabowo Subianto pada periode yang sama.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ferdinand Hutahaean, menilai Budi Arie tidak layak duduk di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo. Budi Arie dilantik menjadi Menteri Koperasi pada 21 Oktober 2024, setelah sebelumnya menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di ujung pemerintahan Presiden Jokowi.

Ferdinand mengaitkan nama Budi Arie dengan kasus judi online yang menyeret sejumlah pegawai Kominfo. Beberapa di antaranya ditangkap polisi karena melindungi puluhan ribu situs judi daring. Pada akhir 2024, Budi Arie juga sempat diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus tersebut.

Baca Juga
Mengapa Putusan Kasasi Silfester Matutina 1,5 Tahun Penjara Belum Dieksekusi?

“Yang mungkin kami bisa berpesan kepada Presiden untuk ke depan ini memilih pejabat-pejabat memang yang pantas untuk menjadi pejabat. Karena bagi kita, kita melihat di kabinet ini ada beberapa orang yang memang belum pantas jadi pejabat,” kata Ferdinand dalam wawancara seperti dilansir Monitorindonesia.com, Senin, 25 Agustus 2025.

“Di Kabinet Pak Prabowo ini contohnya masih ada Budi Arie yang tersenggol judi online ya, sampai hari ini masih melenggang,” ujar dia menambahkan.

Ferdinand juga menyinggung pernyataan Budi Arie yang membuka kemungkinan masuk ke Partai Gerindra. Menurutnya, langkah itu bisa dibaca sebagai upaya mencari perlindungan politik.

“Bahkan kemarin itu kita dengar sudah pengin masuk jadi di kadernya Gerindra, mungkin mencari perlindungan,” kata Ferdinand.

Isu itu sempat muncul pada acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu, 20 Juli 2025. Saat berpidato, Presiden Prabowo menggoda Budi Arie yang hadir sebagai tamu undangan.

Baca Juga
RUU KPK dan UU BUMN Dinilai Melemahkan Pemberantasan Korupsi

“Menteri Koperasi, Saudara Budi Arie Setiadi. Ini masuk PSI kau? Bukan? PSI atau Gerindra kau?” ujar Prabowo kala itu.

Ketika dikonfirmasi wartawan pada 6 Agustus 2025 soal candaan Prabowo tersebut, Budi Arie mengaku akan mengikuti arahan Presiden.

“Ikut perintah Presiden, ikut presiden. Siap, semua yang diperintah Presiden kita siap, kita tegak lurus dengan perintah Presiden,” kata Budi di Kompleks Istana, Jakarta. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks