Senin, Juli 15, 2024

Perkuat Deteksi Jelang Pilkada, FKDM Aceh Gelar Raker di Bener Meriah

Wajib Baca

ORINEWS.ID, Bener Meriah – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Aceh menggelar rapat kerja terkait strategi deteksi jelang pemilihan kepala daerah Kabupaten Bener Meriah di Cafe Lima Raya Food Court Bale Atu, Bener Meriah, Rabu (10/7/2024).

Kegiatan tersebut mengusung tema optimalisasi Peran FKDM Dalam Mengawal Pilkada Serentak Tahun 2024.

Kaban Kesbangpol Aceh yang diwakili Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Dedy Andrian, SE.MM dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan dilakukan untuk meningkatkan peran FKDM di daerah dalam membentuk pola kerja pendeteksian dini masyarakat jelang pilkada, tentu sebagai bentuk keinginan untuk menjalankan pilkada secara damai dan aman.

“Pelaksanaan pemilihan presiden yang sudah berlangsung, di Aceh berjalan aman. Kita juga ingin pelaksanaan pilkada juga tidak ada hambatan dan konflik yang dapat menghambat pembangunan di daerah,” kata Dedi Adrian.

Sementara Kepala Kesbangpol Bener Meriah Muhammad Jafar yang sekaligus tampil sebagai pembicara mengatakan, menghadapi pilkada 2024 yang akan digelar, yang dibutuhkan adalah situasi aman dan terkendali, supaya pilkada serentak di Bener Meriah terpilihnya pemimpin yang terbaik bagi daerah.

“Kita wujudkan keberlanjutan perdamaian Aceh, bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah Aceh, tetapi menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat dan yang terwadahi dalam FKDM,” jelasnya.

Sementara pembicara dari FKDM Aceh Jauhari Ilyas dalam penjelasannya menyampaikan, khusus kabupaten Bener Meriah Deteksi jelang pilkada, mengingat perjalanan kepala daerah di Bener Meriah terus tersandung masalah, kerap pemimpin meninggalkan rakyat di tengah perjalanan kepemimpinannya karena kasus hukum.

“Saya pikir seluruh unsur di Bener Meriah harus menjadi garda terdepan dalam pendeteksian masalah jelang pilkada di Bener Meriah. Kita ingin memilih pemimpin yang berkualitas, sehingga penting bagi kita semua untuk mengawasi dan mendeteksi masalah untuk disampaikan kepada institusi masing-masing untuk selanjutnya dilaporkan kepada Kesbangpol, atau melalui forum-forum mitra pemerintah yang ada seperti FKDM, FKUB, dan FPK, ” kata Jauhari Ilyas.

Jauhari Ilyas menyebut dari pertemuan ini, akan menjadi masukan kepada FKDM Aceh untuk selanjutnya menjadi laporan untuk pimpinan sebagai pengambil kebijakan.

Acara Raker menghadirkan narasumber Muhammad Jafar, SH.,MH (Kepala Badan Kesbangpol Bener Meriah) yang sekaligus Jauhari Ilyas (Anggota FKDM Aceh) dan Alwin Alpina (Ketua KAHMI Bener Meriah)

Peserta diikuti 55 Orang dari unsur Kodim, Polres, Kejakasaan, SKPK, Unsur Intelijen Daerah, Forum-forum Kemitraan Pemerintah Daerah, Ormas/LSM, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Pemuda, Mahasiswa dan Jurnalis di Kabupaten Bener Meriah. Juga peserta dari Perwakilan Badan Kesbangpol di 4 Kabupaten/Kota diantaranya Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo Lues. []

spot_img
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Polda Aceh Turunkan 700 Personel dalam Operasi Patuh Seulawah 2024

ORINEWS.ID, Banda Aceh - Polda Aceh beserta Polres jajaran menurunkan 700 personel dalam pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah tahun 2024
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA LAINNYA

- Advertisement -