ORINEWS.id – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pemerintahnya tengah menyiapkan rencana pembangunan zona demiliterisasi yang membentang dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki hingga Provinsi Sweida, Suriah.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu saat berkunjung ke Desa Julis, wilayah barat al-Jalil, Kamis, 28 Agustus 2025. Ia bertemu dengan Sheikh Mowafaq Tarif, pemimpin spiritual komunitas Druze di wilayah pendudukan, bersama sejumlah tokoh masyarakat.
Menurut Netanyahu, pemerintah Israel saat ini memfokuskan tiga prioritas. “Melindungi komunitas Druze, menciptakan zona demiliterisasi, dan membangun koridor kemanusiaan untuk memungkinkan pengiriman bantuan,” ujarnya.
Netanyahu menambahkan, diskusi mengenai rencana tersebut masih berlangsung. Situasi keamanan di Suriah, katanya, membuka peluang bagi Israel untuk memperkuat posisinya di kawasan Golan.
Serangan Udara Skala Besar di Damaskus
Di tengah pengumuman itu, Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah lokasi militer Suriah di sekitar Kiswah, Damaskus barat. Media lokal melaporkan serangan juga menghantam Gunung al-Mana yang menjadi lokasi militer Suriah. Ledakan keras terdengar hingga ke sejumlah wilayah.
Koresponden Al Mayadeen melaporkan, pasukan Israel juga melakukan penerjunan di kawasan Kiswah. “Pasukan menghancurkan peralatan setelah penerjunan yang berlangsung sekitar dua jam,” tulis laporan itu. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari otoritas Suriah mengenai korban jiwa maupun kerusakan.
Selain itu, pergerakan militer Israel juga terpantau di pedesaan selatan Quneitra. Pesawat tempur dan helikopter dilaporkan melakukan patroli intensif di wilayah udara Suriah.
Helikopter Mendarat di Sweida
Media Suriah melaporkan sejumlah helikopter Israel mendarat di Provinsi Sweida setelah gelombang serangan kedua. Pada saat bersamaan, pesawat pengintai terbang di langit Damaskus dan Quneitra.
Serangan udara Israel juga menargetkan desa Nasiriyah di Quneitra serta Brigade ke-76 di Harjala, Damaskus. Pesawat tempur dilaporkan terbang hingga ke wilayah timur Suriah, termasuk Deir Ezzor.
Media Israel menyebut pasukan komando juga mendarat di dua lokasi di pedesaan Damaskus, sementara tank Israel bergerak menuju pinggiran ibu kota dari arah selatan. []
































