AcehNews

Dobri Narod Indonesia Salurkan Ratusan Seragam Sekolah untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

ORINEWS.id – Yayasan Dobri Narod Indonesia menyalurkan ratusan seragam sekolah, kompor dan peralatan masak untuk warga terdampak banjir di Kampung Sekumur Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang.

Founder Dobri Narod Indonesia, Grevilma Kurniati Pertiwi PhD mengatakan bantuan seragam sekolah disalurkan untuk 200 siswa SD dan SMP Kampung Sekumur Kecamatan Sekerak. Seragam yang diberikan berupa pakaian sekolah baik untuk laki-laki dan perempuan.

“Penyaluran dilakukan secara langsung agar anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan perlengkapan yang layak,” ujar Grevilma, Rabu (18/2/2026).

Advertisements
BANK ACEH - HPN 2026

Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemulihan karena menyangkut masa depan anak-anak. Pihaknya, berharap bantuan seragam sekolah ini dapat menumbuhkan kembali semangat belajar siswa yang sempat terdampak akibat bencana. “Kami ingin anak-anak tetap memiliki harapan dan semangat. Pendidikan tidak boleh terhenti meskipun dalam kondisi sulit,” ujarnya.

Baca Juga
Pesan Anies untuk Fadli Zon: Luka Sejarah Adalah Pelajaran

Selain kampung Sekumur, Dobri Narod bersama para donatur juga menyalurkan 100 paket scholl kepada santri Pesantren Fazrunsalam Kampung Menanggini Kecamatan Karang Baru.

“Relawan Yayasan Dobri Narod juga melakukan normalisasi atau pembersihan 60 sumur milik warga yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih sekaligus menjaga kesehatan masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Grevilma menjelaskan Kampung Sekumur dan Kampung Menanggini merupakan daerah yang terdampak banjir paling parah di Aceh Tamiang. Sekitar 280 rumah di Kampung Sekumur yang menjadi tempat bernaung 1.234 jiwa penduduknya kini hilang terbawa arus. Hanya tersisa reruntuhan kayu dan balok besar menutupi sebagian besar lahan, membuat desa tampak kosong dan hancur.

“Saat ini masih banyak warga Kampung Sekumur yang masih berada di tenda-tenda pengungsian karena belum memperoleh hunian sementara (Huntap),” ujar Grevilma.

Ia menambahkan hingga memasuki bulan ketiga pascabencana, kondisi Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih.
Banyak desa masih membutuhkan bantuan berkelanjutan, terutama hunian sementara, sumur bor, mesin senso dan peralatan masak. []

Baca Juga
Kepmen Yaqut Bukti Keterlibatan Korupsi Kuota Haji
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
TanggalImsakSubuhDzuhurAsharMaghribIsya
Memuat data resmi...

Komentari!

Artikel Terkait

Enable Notifications OK No thanks