TERBARU

Teknologi

10 Raja Smartphone Terlaris Dunia, Merek China Absen

ORINEWS.id – Pasar smartphone global sepanjang 2025 kembali dikuasai dua raksasa teknologi, Apple dan Samsung. Laporan terbaru Counterpoint Research mencatat tidak satu pun merek ponsel asal China yang berhasil menembus daftar 10 smartphone paling laris di dunia.

Berdasarkan Global Handset Model Sales Tracker, iPhone 16 dinobatkan sebagai smartphone terlaris global sepanjang 2025. Pencapaian ini sekaligus menegaskan dominasi Apple di segmen ponsel premium dunia.

Counterpoint mencatat, secara keseluruhan 10 model smartphone terlaris tersebut menyumbang sekitar 19 persen dari total penjualan smartphone global. Seluruh model dalam daftar berasal dari dua merek, yakni Apple dan Samsung.

Kuatnya posisi Apple, menurut Counterpoint, ditopang oleh performa penjualan iPhone 16 serta lonjakan signifikan seri iPhone 17 yang mencatatkan pertumbuhan dua digit pada kuartal awal peluncurannya. Sementara itu, Samsung tetap mempertahankan dominasinya di ekosistem Android melalui lini Galaxy A untuk segmen menengah dan Galaxy S di kelas premium.

Baca Juga
Strategi Pengembangan Perusahaan Teknologi di Era AI dan Blockchain
DONASI TAHAP KEDUA

Absennya merek China dalam daftar ini dinilai mencerminkan masih terkonsentrasinya volume penjualan global pada merek dengan ekosistem yang kuat. Pasar utama yang menopang dominasi tersebut antara lain Amerika Serikat, Eropa Barat, Jepang, dan India.

Adapun daftar 10 smartphone paling laris di dunia sepanjang 2025 versi Counterpoint, dikutip Jumat (30/1/2026), adalah iPhone 16, iPhone 16 Pro Max, iPhone 16 Pro, iPhone 17 Pro Max, Samsung Galaxy A16 5G, Samsung Galaxy A16 4G, iPhone 17, iPhone 15, Samsung Galaxy S25 Ultra, dan iPhone 16e.

Dari kubu Android, Galaxy A16 5G menjadi ponsel Android terlaris dunia berkat kombinasi harga yang kompetitif, fitur yang memadai, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang. Sementara di segmen flagship, Galaxy S25 Ultra mencatat pertumbuhan signifikan, terutama di pasar Jepang dan India, seiring kehadiran fitur kecerdasan buatan dan peningkatan performa menyeluruh.

Counterpoint memperkirakan dominasi ponsel flagship masih akan berlanjut pada 2026. Potensi gangguan pasokan memori global disebut dapat menekan penjualan ponsel kelas bawah, sekaligus memperkuat posisi perangkat premium di pasar global. []

Baca Juga
Cara AS Lindungi Rakyat Dari 'Bahaya' AI, Bagaimana dengan RI?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks