ORINEWS.id – Upaya pemulihan pascabencana alam terus dilakukan di Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, melalui kegiatan bakti kesehatan berupa sunat massal, pengobatan gratis, cek kesehatan, serta imunisasi polio dan campak. Kegiatan ini berlangsung di halaman Puskesmas Pameu, Kampung Merandeh Paya, pada Jumat, 23 Januari 2026, sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, tenaga kesehatan, dan relawan.
Bakti kesehatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerja sama dengan Relawan Muhammadiyah Ponorogo, Yonif TP 854, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penanganan dampak bencana alam yang terjadi pada 25 November 2025 lalu, yang mengakibatkan terganggunya akses layanan kesehatan dan aktivitas masyarakat di sejumlah kampung di wilayah Rusip Antara.
Dalam pelaksanaannya, sunat massal diikuti oleh puluhan anak dari lima kampung, yakni Kampung Lut Jaya, Kuala Rawa, Tanjung, Merandeh Paya, dan Paya Tampu. Tercatat sebanyak dua puluh tujuh anak mengikuti program sunat massal tersebut. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan umum, serta imunisasi polio dan campak bagi anak-anak, sebagai langkah pencegahan penyakit menular pascabencana.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa dipungut biaya. Kehadiran tenaga medis dari Dinas Kesehatan Aceh Tengah, tenaga kesehatan Yonif TP 854, serta relawan kesehatan Muhammadiyah Ponorogo memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan lancar, tertib, dan aman.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Tengah turut menyerahkan bantuan bencana kepada lima kampung terdampak, yakni Kampung Lut Jaya, Kuala Rawa, Tanjung, Merandeh Paya, dan Paya Tampu. Bantuan yang disalurkan berupa beras, paket sembako, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan bakti kesehatan tersebut, di antaranya Bupati Aceh Tengah, perwakilan BNPB Aceh Tengah dan Bener Meriah Brigjen TNI Ismed, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah, perwakilan Danbrigif 90/Yudha Gatra Dirgantara, Danyon TP 854 Dharma Kersaka, Camat Rusip Antara, Kapolsubsektor Rusip Antara, Mukim Pameu, para kepala puskesmas se-Kabupaten Aceh Tengah, para reje dari kampung-kampung terdampak, serta masyarakat Kemukiman Pameu.
Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah daerah menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam. Sinergi antara Kementerian Kesehatan, TNI, relawan, dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, baik dari sisi kesehatan fisik maupun kondisi sosial masyarakat.
Melalui kegiatan ini, TNI bersama seluruh unsur terkait kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Diharapkan, dengan terselenggaranya sunat massal, pengobatan gratis, serta imunisasi ini, derajat kesehatan masyarakat Rusip Antara semakin meningkat dan risiko penyakit pascabencana dapat diminimalisir.
Kegiatan bakti kesehatan ini juga menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarinstansi dan elemen masyarakat. Ke depan, diharapkan program serupa dapat terus berlanjut di wilayah-wilayah lain yang terdampak bencana, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. []
































