ORINEWS.id – PT Mowilex Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 1.000 paket Mowilex Kit kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra, khususnya di Bireuen, Langsa, dan Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan dasar serta perlengkapan kebersihan (hygiene kit) bagi masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran juga difokuskan ke sejumlah wilayah yang masih mengalami keterisolasian, seperti Desa Krueng Simpo dan Salah Sirong, akibat rusaknya jembatan penghubung pada Februari 2026.
Inisiatif kemanusiaan ini disebut sejalan dengan komitmen Mowilex untuk hadir di tengah masyarakat yang dilayaninya, terutama ketika terjadi bencana. Bantuan disalurkan dalam bentuk paket kebutuhan praktis yang dinilai relevan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Bantuan tersebut diberangkatkan pada Selasa (3/2/2026) dari Kantor Pusat Mowilex di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Selanjutnya bantuan dikirim melalui jalur darat menuju Sumatra sebelum didistribusikan kepada masyarakat terdampak di wilayah Bireuen, Langsa, dan Aceh Tamiang sesuai dengan prioritas kebutuhan di lapangan.
Setiap paket bantuan dikemas menggunakan pail Mowilex Emulsion berkapasitas 20 liter yang telah disiapkan secara khusus untuk memudahkan proses distribusi. Paket tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan dasar satu keluarga hingga satu pekan.
Chief Executive Officer PT Mowilex Indonesia Niko Safavi mengatakan, sejak awal berdirinya perusahaan, Mowilex tumbuh bersama komunitas yang dilayaninya. Karena itu, perusahaan berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi masa sulit.
“Sejak awal berdirinya perusahaan, Mowilex telah tumbuh bersama komunitas-komunitas yang kami layani. Ini merupakan nilai yang diwariskan oleh pendiri kami. Ketika masyarakat sedang menghadapi masa-masa sulit, kami ingin hadir untuk mereka dengan cara yang relevan dan bermanfaat. Kami harap, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama transisi menuju pemulihan pascabencana berlangsung,” ujar Niko.
Ia menambahkan, proses pemulihan pascabencana umumnya berlangsung dalam jangka panjang. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak dinilai penting untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak.
Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti mengatakan dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan.
“Dukungan ini sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama pemulihan pascabencana. Kolaborasi dengan Mowilex menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan, dan kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi yang lebih erat dalam membersamai masyarakat yang masih terus berjuang untuk kembali menjalani kehidupan secara normal,” ujar Etika. []






































































