InternasionalNews

Kapal Pendukung Tempur Amerika Serikat Dihantam Rudal Iran, Pasukan AS Dilaporkan Terbunuh

ORINEWS.idKorps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan gelombang kelima operasi militer bertajuk “True Promise 4” dengan memperluas sasaran serangan ke aset angkatan laut dan logistik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan keempatnya, IRGC menyebut serangan tersebut menargetkan sejumlah pangkalan militer AS. Salah satunya adalah Pangkalan Udara Abdullah Al-Mubarak di Kuwait yang diklaim dihantam empat rudal balistik dan 12 drone. IRGC menyatakan serangan itu menghancurkan infrastruktur utama pangkalan.

IRGC juga mengklaim serangan tersebut menyebabkan korban tewas dan luka di pihak pasukan AS, meski tidak merinci jumlah korban.

Selain di Kuwait, IRGC menyebut Pangkalan Harir di Irak, yang menjadi lokasi penempatan pasukan khusus AS, turut menjadi sasaran. Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi juga disebut terkena rudal dan drone dalam serangan tersebut.

IRGC turut mengklaim menyerang sebuah kapal jenis MSP yang disebut bertugas mengangkut amunisi ke kapal-kapal AS di Pelabuhan Jebel Ali. Kapal itu, menurut IRGC, diserang empat drone hingga mengalami kerusakan parah dan ledakan beruntun sehingga tidak dapat beroperasi.

Baca Juga
PDIP Kritik PPN 12 Persen, Gerindra Hanya Bisa Senyum

Sebuah kapal pendukung tempur jenis MST yang ditugaskan mengisi bahan bakar kapal AS di Samudera Hindia juga disebut menjadi target rudal Qadr 380 buatan Iran.

Rudal Lebih Canggih

Sebelumnya, dalam pernyataan ketiganya, IRGC menyatakan gelombang ketiga dan keempat “True Promise 4” telah diluncurkan dengan menggunakan sistem rudal yang lebih canggih, presisi, dan memiliki daya hancur lebih besar dibandingkan operasi “True Promise 3”.

IRGC memperingatkan bahwa gelombang berikutnya akan lebih kuat. Dalam pernyataan tersebut disebutkan, “musuh harus tahu bahwa gelombang yang datang akan lebih merusak daripada operasi sebelumnya di True Promise 3.”

Target di Haifa hingga Tel Aviv

IRGC juga mencantumkan sejumlah target di Israel, termasuk pangkalan angkatan laut dan fasilitas militer di Haifa. Pangkalan Udara Ramat David dan Kementerian Perang Israel di kompleks HaKirya disebut berada dalam daftar sasaran.

Selain itu, kawasan industri militer di Bet Shemesh dan fasilitas industri pertahanan di Ashdod turut diidentifikasi sebagai target. Ashdod dikenal memiliki infrastruktur pelabuhan dan kawasan industri yang terkait dengan manufaktur dan pemeliharaan sistem pertahanan.

Baca Juga
Resmi Latih Skuad Garuda, Patrick Kluivert Dikontrak Hingga 2027

Situs industri militer di Bet Shemesh dan Ashdod

Pernyataan tersebut lebih lanjut mengidentifikasi pemukiman industri militer Bet Shemesh dan a fasilitas industri militer di Ashdod sebagai sasaran.

Ashdod adalah rumah bagi infrastruktur pelabuhan yang digunakan untuk logistik militer, zona industri yang mencakup perusahaan yang terkait dengan manufaktur dan pemeliharaan pertahanan, dan fasilitas yang terhubung dengan perusahaan pertahanan besar Israel seperti Israel Aerospace Industries, Elbit Systems, dan Rafael Advanced Defense Systems.

Selain itu, Ashdod secara strategis penting karena menjadi tuan rumah salah satu pelabuhan terbesar di Palestina yang diduduki dan mencakup kawasan industri yang terkait dengan produksi senjata, elektronik, dan aktivitas pertahanan terkait angkatan laut.

Kehancuran di seluruh Tel Aviv

Pada gilirannya, media Israel melaporkan kerusakan signifikan di Tel Aviv sebagai akibat dari salvo terbaru rudal Iran, mencatat kehancuran sebuah bangunan dan serangan langsung terhadap target Israel di Tel Aviv. []

Harian Aceh Indonesia
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
TanggalImsakSubuhDzuhurAsharMaghribIsya
Memuat data resmi...

Komentari!

Artikel Terkait

Enable Notifications OK No thanks