InternasionalNews

Drone Iran Hantam Aramco, Kilang Minyak Terbesar di Arab Saudi

ORINEWS.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali merambah sektor energi setelah sebuah drone yang dikaitkan dengan Iran menghantam fasilitas minyak di Arab Saudi. Insiden terjadi di kompleks kilang Ras Tanura milik Saudi Aramco pada Senin pagi, 2 Maret 2026, dan sempat memicu kebakaran kecil sebelum berhasil dikendalikan.

Kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, melaporkan dua drone yang berupaya menyerang kilang Ras Tanura berhasil dicegat dan dihancurkan. Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi menyebut api muncul akibat pecahan proyektil yang jatuh selama operasi intersepsi dan tidak menimbulkan korban sipil.

“Muncul api yang dihasilkan dari pecahan peluru yang jatuh selama operasi intersepsi, tanpa korban sipil,” ujar juru bicara tersebut. Ia menambahkan serpihan jatuh di dekat area warga, namun situasi segera terkendali.

Seorang koresponden Semafor melalui unggahan di platform X menyebutkan api telah berhasil dipadamkan, mengutip sumber terkait. Rekaman yang beredar di media sosial juga memperlihatkan kepulan asap di sekitar fasilitas tersebut.

Kilang Ditutup Sementara

Mengutip Reuters, sumber industri menyatakan Aramco menutup sementara kilang Ras Tanura sebagai langkah pencegahan. Penutupan dilakukan untuk memastikan keamanan fasilitas, meski situasi dilaporkan tetap terkendali.

Baca Juga
Wagub Aceh Bertemu Direktur Islamic Development Bank: Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

Ras Tanura terletak di pantai timur Arab Saudi di sepanjang Teluk Persia dan menjadi salah satu pusat penyulingan serta ekspor minyak utama kerajaan. Kilang ini memiliki kapasitas sekitar 550 ribu barel per hari.

Fasilitas energi Arab Saudi sebelumnya juga pernah menjadi sasaran serangan, termasuk pada September 2019 ketika serangan drone dan rudal besar mengganggu lebih dari separuh produksi minyak mentah negara tersebut dan mengguncang pasar global.

Dampak Eskalasi Regional

Serangan ke Ras Tanura terjadi di tengah meningkatnya eskalasi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan itu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Teheran kemudian membalas dengan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset Amerika Serikat, serta beberapa negara Teluk. Sejauh ini, serangan Iran dilaporkan telah menjangkau Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, mengingat peran Arab Saudi sebagai salah satu produsen minyak terbesar dunia. []

Baca Juga
Soal Aksi Barisan Masyarakat Peduli Tambang, Begini Tanggapan Kadis ESDM Aceh
Harian Aceh Indonesia
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
TanggalImsakSubuhDzuhurAsharMaghribIsya
Memuat data resmi...

Komentari!

Artikel Terkait

Enable Notifications OK No thanks