ORINEWS.id – Pemerintah Kota Banda Aceh bersinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Forkopimda, serta mitra strategis yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menggelar High Level Meeting (HLM) di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kantor BI Aceh, Rabu, 26 Februari 2026.
HLM yang dipimpin Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menetapkan sejumlah langkah strategis dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi pembayaran, khususnya selama Ramadan dan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah. Seluruh pihak yang hadir berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengakselerasi transaksi non-tunai di Banda Aceh.
Strategi pengendalian inflasi ditempuh melalui pendekatan 4K. Pertama, keterjangkauan harga melalui optimalisasi Operasi Pasar (OP), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini juga mencakup pengawasan harga dan stok menjelang HBKN serta evaluasi harga acuan secara berkala.
Kedua, ketersediaan pasokan melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD), monitoring distribusi, dan peningkatan produksi pangan, antara lain melalui urban farming dengan menanam cabai di pekarangan rumah.
Ketiga, kelancaran distribusi lewat Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) yang terukur dan tepat sasaran melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Keempat, komunikasi efektif melalui penguatan literasi belanja bijak, kampanye konsumsi produk pangan beku dan olahan lewat program Dapur Cerdas Inflasi, serta pemanfaatan dashboard Early Warning System (EWS) inflasi sebagai dasar penetapan kebijakan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan, “Pelaksanaan operasi pasar dan fasilitasi distribusi pangan terbukti efektif menahan laju inflasi. Selain itu, kami menghimbau masyarakat untuk menerapkan belanja bijak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta mengonsumsi ikan atau daging beku yang harganya lebih stabil.”
Ia juga menjelaskan empat langkah belanja bijak, yakni bijak membeli sesuai kebutuhan tanpa menimbun; bijak memilih dengan mengutamakan produk pangan lokal, bumbu olahan, serta ikan dan daging beku; bijak konsumsi dengan tidak boros pangan; dan bijak bertransaksi dengan mengutamakan pembayaran digital menggunakan QRIS.
Sementara itu, TP2DD Kota Banda Aceh berkomitmen memperluas pembayaran pajak dan retribusi daerah melalui kanal non-tunai seperti QRIS. Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta retribusi melalui QRIS terus dioptimalkan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mempermudah layanan kepada masyarakat.
Dalam forum tersebut, Illiza menegaskan, pembayaran pajak dan retribusi melalui QRIS mendukung tata kelola pemerintahan yang cepat, transparan, dan akuntabel, menjadikan Kota Banda Aceh menjadi lebih modern dan berdaya saing.
Bank Indonesia Aceh bersama Pemerintah Kota Banda Aceh juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idul Fitri dengan berbelanja secara bijak serta memanfaatkan pembayaran digital QRIS dalam transaksi sehari-hari.
Dari sisi sistem pembayaran tunai, Bank Indonesia menyampaikan akan menggelar layanan penukaran uang pecahan kecil melalui program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026. Program ini berlangsung dalam dua periode, yakni 23–26 Februari 2026 dan 2–13 Maret 2026, di sejumlah lokasi serta 15 loket perbankan di Aceh. Khusus 9–13 Maret 2026, layanan dipusatkan di Taman Seni dan Budaya Aceh.
Agus Chusaini mengatakan, masyarakat dapat menggunakan sistem pemesanan berbasis digital melalui website PINTAR (https://pintar.bi.go.id) yang dikelola oleh Bank Indonesia.
“Penggunaan laman tersebut bertujuan memastikan layanan penukaran berjalan tertib, terjadwal, dan memberikan kepastian kuota bagi pemesan selama pelaksanaan SERAMBI 2026,” jelas Agus.
Bank Indonesia Aceh mengimbau masyarakat melakukan penukaran uang melalui jalur resmi untuk menghindari risiko uang palsu atau penipuan tanpa dikenakan biaya tambahan.
Informasi terkini mengenai bauran kebijakan dan program Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia_aceh. []








































































