ORINEWS.id – Kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat terhadap sejumlah negara dinilai membawa dampak tidak langsung bagi Indonesia. Managing Director FedEx Indonesia Garrick Thompson mengatakan kebijakan tersebut justru mendorong perusahaan asing memindahkan atau memperluas operasinya ke Indonesia.
“Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah AS untuk mendapatkan setidaknya nilai tarif yang baik bagi Indonesia,” kata Garrick dalam konferensi virtual, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurut dia, tren yang terlihat saat ini adalah meningkatnya perusahaan yang beralih ke Indonesia sekaligus menaikkan kapasitas produksi dari dalam negeri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mendorong kenaikan ekspor.
Relokasi dari China
Garrick menyebut fenomena relokasi terutama datang dari perusahaan yang sebelumnya berbasis di China. Mereka dinilai memanfaatkan momentum negosiasi tarif global untuk membangun posisi baru di Indonesia.
“Kami melihat beberapa pelanggan, terutama yang sebelumnya memiliki usaha di China, berubah dan membangun perusahaan di Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai tren ini merupakan perubahan makro yang dapat memengaruhi lanskap industri logistik dalam jangka menengah hingga panjang.
Peluang Ekspor dan Logistik
Terkait dampak langsung pada pengiriman dari dan ke AS, Garrick menilai kebijakan tarif tidak sepenuhnya berdampak negatif. Justru, menurut dia, kebijakan tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan operasi bisnis.
Ia mencontohkan sektor tekstil dan pakaian sebagai industri yang terdorong oleh perubahan dinamika tarif global.
Menurut Garrick, pelaku usaha perlu memahami posisi mereka setelah kebijakan tarif disepakati agar mampu memanfaatkan peluang dan meningkatkan ekspor.
Pasar Eropa Makin Menarik
Selain pasar AS, Garrick menilai kawasan Eropa semakin menjanjikan, terutama seiring perkembangan pembahasan perjanjian dagang Indonesia–Uni Eropa.
Ia mengatakan sejumlah pelanggan mulai mengalihkan atau memperluas pasar ke Eropa, yang turut mendorong pertumbuhan bisnis logistik.
Strategi FedEx
Dalam menangkap peluang tersebut, FedEx memposisikan diri sebagai mitra pertumbuhan bagi pelanggan, termasuk usaha kecil dan menengah.
Perusahaan menggabungkan kekuatan jaringan global, teknologi pelacakan, serta pendekatan lokal untuk membantu pelaku usaha memahami tantangan logistik internasional.
“Filosofi saya sederhana, jika kami membantu pelanggan menyelesaikan masalah dan bertumbuh, maka FedEx secara alami juga akan berkembang,” kata Garrick. []








































































